Edukasi

Cari Asal Usul Gelar Profesor Musni Umar, Polda Metro Gandeng Kemendikbud

Polda Metro Jaya akan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait pelaporan profesor gadungan

Penulis: Desy Selviany | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun Tangerang/Desy Selviany
Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Musni Umar 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya akan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait pelaporan profesor gadungan yang menyeret nama Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan bahwa saat ini Musni Umar melaporkan balik pelapornya atas dugaan pencemaran nama baik.

"Nanti Polda Metro akan mendalami lagi terkait hal ini tentunya kami juga memerlukan kehati-hatian dalam rangka proses ini berdasarkan fakta hukum yang ada," ungkap Zulpan di Senen, Jakarta Pusat, Minggu (3/4/2022).

Penyidik kata Zulpan akan mendalami kedua laporan tersebut. Penyidik akan memeriksa sejumlah barang bukti.

Baca juga: Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Musni Umar diperiksa polisi atas gelar profesornya

Misalnya saja untuk dugaan profesor gadungan yang menyeret nama Musni Umar, penyidik  akan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Hal itu untuk mencari tahu asal usul pemberian gelar profesor kepada Musni Umar.

"Kami kerjasama tentunya dengan departemen pendidikan kebudayaan ya untuk memastikan terkait dengan pemberian gelar dari universitas mana itu kan," tuturnya.

Sebelumnya Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Musni Umar diperiksa polisi atas dugaan gelar profesor gadungan.

Musni tiba di Polda Metro Jaya pada Senin (28/3/2022) pukul 13.55 WIB.

Baca juga: Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Raih Gelar Profesor

Sebelumnya Musni dilaporkan oleh Direktur Pascasarjana Institut Agama Kristen Tarutung Sumatera Utara pada 24 Januari 2022 lalu.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved