Atletik

PB PASI Siap Datangkan Pelatih Dari Jamaika Untuk Tempa Atlet Atletik di Timika

Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan program Pemusatan Latihan Nasional Desentralisasi PB PASI di Timika

Tribunnews/Abdul Majid
Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan saat diwawancarai seusai acara kerjasama dengan PT Freeport Indonesia di Century Park Hotel, Jakarta, Rabu (13/4/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Papua memiliki bakat alam di cabang olahraga atletik. Guna memaksimalkan bakat tersebut, Ketua Umum PB PASI ( Persatuan Atletik Seluruh Indonesia), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan program Pemusatan Latihan Nasional Desentralisasi PB PASI di Timika akan dijalankan sangat serius.

Salah satunya dengan mendatangkan pelatih asal Jamaika.

Seperti diketahui, Jamaika merupakan negara yang banyak menghasilkan pelari-pelari dunia salah satunya Usain Bolt.

“Nanti rekrutmen atlet papua harus dilakukan dengan baik. Nanti ada juga pelatih dari Jamaika, kita sudah bicara di Banyuwangi. Saya minta bulan Juli sudah datang ke sini,” kata Luhut usai acara penandatanganan kerjasama dengan PT Freeport Indonesia di Century Park Hotel Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Baca juga: Arief R Wismansyah: Ajang Porprov ke VI Banten Jadikan Momentum Wisata Olahraga

“Mereka juga akan merekrut atlet kita. Saya juga minta mereka melatih atlet mereka supaya pelatih kita lebih bagus juga,” sambungnya.

Kegiatan pelatnas desentralisasi ini akan dilaksanakan di Mimika Sports Complex yang selesai dibangun oleh PTFI pada tahun 2017.

MSC adalah wujud kepedulian PTFI pada olahraga di Papua khususnya cabang olahraga atletik. Hal ini tidak lepas dari hubungan baik yang sudah lama berlangsung antara PTFI dan PB PASI.

“Tempat di papua sudah jadi langkah yang baik, fasilitas dari Freeport sudah luar biasa karena milik pemerintah juga 51 persen,” jelas Luhut.

Baca juga: 5 Nutrisi untuk Pelari, Konsumsi kombinasi karbohidrat dan protein 30-45 menit Setelah Olahraga

Tak hanya di Mimika Sports Complex, kedepan Luhut juga akan mengadakan desentralisasi latihan di tempat-tempat lainnya.

Hal ini dilakukan guna memunculkan lebih banyak lagi atlet atletik yang berkualitas.

Bahkan, Luhur juga merencanakan para atlet atletik kedepan harus tetap belajar secara akademik.

“Selanjutnya saya masih monitor terus Pangalengan, saya telepon dirjen ibu Diana. Selesai puasa kami harus groundbreaking di sana,” kata pria yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi itu.

Baca juga: Warga Senang Sejumlah Arena Olahraga dan Taman Bermain Mulai Dibuka di Tangerang 

“Setelah Papua, Pangalengan, kita juga nanti cari lagi di barat (desentralisasi latihan). Tadi saya pikir cukup bagus, saya pengin ada pendidikan di situ. Kita nanti akan bikin pendidikan matematika di tiga center tadi,” kata Luhut.

“Nanti dari 40 orang ada juga mereka yang belajar di luar negeri. Saya ingin atlet belajar juga masa depan mereka harus cerah,” pungkasnya. (Tribunnews/Abdul Majid)

 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved