Ramadan 2022

Berikut Tips Agar Berat Badan Tidak Melonjak Setelah Lebaran

Saat berpuasa di bulan Ramadan sebenarnya bisa menjadi cara untuk kembali berkomitmen menjalani gaya hidup sehat dan seimbang.

Penulis: | Editor: Lilis Setyaningsih
istimewa/Gaga
Salah satu hidangan spesial saat Lebaran, ketupat dan kari ayam 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Merayakan Idul Fitri tinggal menghitung hari.  Saat Lebaran makanan spesial serta kue akan disajikan. 

Hidangan spesial itu kerap berhubungan makanan yang lezat yang kaya akan lemak, manis, serta gurih. 

Bila kebanyakan mengonsumsi, bisa menyebabkan jarum timbangan geser ke kanan alias berat badan naik.

Dokter spesialis gizi klinis dr. Vikie Nouvrisia Anandaputri, M.Gizi, Sp.GK.,  mengatakan, bulan Ramadan sebenarnya bisa menjadi cara untuk kembali berkomitmen menjalani gaya hidup sehat dan seimbang.

Baca juga: Video Beli Takjil In The Sky Perlihatkan Petugas Jalan Tol Untuk Membeli Makanan Pembuka Puasa

“Karena di bulan Suci ini, kita diajar untuk memiliki kesadaran untuk mengendalikan diri secara menyeluruh, baik dengan cara mengatur kebiasaan makan hingga mengatur emosi. Ini mengapa puasa bermanfaat langsung untuk kesehatan fisik dan mental," ujarnya,  dalam Program edukasi kesehatan Good Doctor Technology Indonesia (GDTI) yang berkolaborasi dengan The London School of Public Relation (LSPR) Communication & Business Institute belum lama ini.

Beberapa penelitian, sambung dr. Vikie, menjabarkan bagaimana puasa yang dilakukan secara rutin bisa
mengontrol kadar gula darah sehingga menekan risiko terjadinya resistensi insulin.

Tak hanya itu, puasa secara rutin juga memberikan waktu istirahat untuk sistem pencernaan.

Pada saat berpuasa juga terjadi pembakaran kalori, bahkan penurunan massa lemak sehingga dengan
berpuasa dapat mencegah obesitas.

Baca juga: Menjaga Asupan Nutrisi dan Tubuh Tetap Aktif Jadi Energi dan Kesehatan Mental Saat Berpuasa

Alhasil metabolisme tubuh jadi lebih efisien untuk membakar kalori dalam tubuh.

“Jangan mau hanya menikmati manfaat kesehatan ini hanya di bulan Ramadan, tapi lakukan juga secara
konsisten setelahnya,” dr. Vikie pun mengingatkan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved