Viral Video Polisi Lepas Tembakan di Gerbang Tol Pasirkoja, Begini Penjelasan Kabid Humas
Sejumlah polisi mengepung mobil berisi terduga pelaku pencurian di gerbang tol Pasirkoja, Bandung. Video penangkapan tersebut viral di media sosial.
Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
TRIBUNTANGERANG.COM, BANDUNG -- Sejumlah polisi tak berseragam mengepung sebuah mobil warna silver, Senin (25/4/2022) sore. Mobil itu tampaknya berusaha kabur dan menyodok mobil lain.
Secara hampir bersamaan, para polisi tanpa seragam itu mengeluarkan senjata api. Mereka juga berteriak meminta para pria di mobil warna silver menyerah.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, tiga pria di dalam mobil warna silver tersebut merupakan terduga pelaku pencurian disertai pemberatan. Mereka sudah dipantau oleh anggota reserse sejak beberapa waktu lalu.
"Jadi, ada kasus pencurian dengan pemberatan yang diselidiki oleh anggota reserse. Dari pengembangan itu, akhirnya didapat tersangkanya di Gerbang Tol Pasirkoja, saat akan dilakukan pengamanan pelaku berusaha melarikan diri," ujar Ibrahim dikutip dari Tribunjabar.id, Selasa (26/4/2022).
Baca juga: Warga Desak Pemkot Tangerang segera Perbaiki Jalan Rusak di Jalan Garuda dan Jalan Ir Juanda
Para reserse atau polisi tanpa seragam, melepaskan tembakan peringatan. Ibrahim memastikan tidak ada korban jiwa ataupun korban luka dalam penangkapan di tengah keramaian jalan tol itu.
"Alhamdulillah tersangkanya dapat diamankan dan tidak ada yang terluka. Tersangka yang diamankan tiga orang," katanya.
Ibrahim Tompo mengatakan, untuk penggunaan senjata api, disesuaikan dengan diskresi kepolisian.
Baca juga: Pemprov Banten Terjunkan 200 Personel untuk Pengamanan Arus Mudik dan Wisata saat Lebaran
"Pertimbangan personal dari polisinya dengan melihat situasi yang ada. Tapi untuk antisipasi, memang sangat diperlukan untuk pengamanan agar tidak terjadi risiko kepada petugas," ujar Ibrahim Tompo.
Dalam video itu terlihat bahwa polisi memiliki kesempatan untuk menembak para pelaku dari jarak dekat. Namun, hal itu tidak dilakukan.
"Kami selalu berusaha untuk menjaga keselamatan orang, pasti diupayakan sebisa mungkin ditangkap tanpa ada risiko. Pertimbangan petugas sangat bagus sebenarnya, jadi walaupun itu penjahat kan tetap menggunakan rasa kemanusiaan, penggunaan senjata api itu tergantung kondisinya, kalau dianggap rawan bisa ditembak langsung kepada orangnya," katanya. (*)
Sumber: TribunJabar.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Penangkapan-di-Ps-Koja.jpg)