Jumat, 17 April 2026

Dua Mahasiswa Tewas dalam Bentrok Antar Kelompok Gara-gara Berebut Jalan

Dua mahasiswa asal Sumatera tewas dalam bentrok antara dua kelompok di Seturan, Yogyakarta. Polisi menegaskan tidak ada unsur kesukuan pada kasus ini.

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
TribunJogja.com/Ahmad Syarifudin
Kabid Humas dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Yulianto dan Kombes Pol Ade Ary Syam Indriadi menunjukkan pelaku penusukan berikut barang bukti kejahatan di Mapolda DIY, Selasa (10/5/2022). 

"Ini masih dalam pemeriksaan, dalam perjalanan apakah ada tersangka lain atau tidak akan kami lihat. Tidak menutup kemungkinan, pelaku bisa bertambah," kata Yuliyanto.

Bentrok berdarah antara dua kelompok ini terjadi Minggu (8/5/2022) kurang lebih pukul 00.30 WIB.

Baca juga: Tercebur di Kolam Renang Dewasa, Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam

Saat itu, TIP bersama DS dan empat rekan mereka, mengendarai tiga sepeda motor dari barat ke timur. Di lokasi kejadian, mereka berpapasan dengan YF dan kelompoknya yang berjumlah sekitar lima orang.

YF dkk juga mengendarai sepeda motor. Mereka melaju dari selatan menuju ke utara.

Di simpang empat Selokan Mataram, kedua kelompok berselisih karena tidak ada yang mengalah untuk memberi jalan.

Lokasi tersebut berjarak kurang dari 5 km dari kampus Universitas Gajah Mada (UGM) dan kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) serta berjarak sekitar 1 km dari kampus UPN.

Baca juga: Sepekan Setelah Lebaran, RLC Kota Tangsel Kosong Pasien Covid-19

"Terjadi cekcok, saling memaki, saling tuduh, saling pisuh (mengumpat)," Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Kombes Ade Ary Syam Indriadi yang memberikan keterangan kepada wartawan bersama Kombes Yuliyanto, Selasa (10/5/2022).

"Lalu kelompok korban sempat lewat ke timur sedangkan kelompok pelaku jalan sedikit ke utara," imbuh Ade Ary.

Meski kedua kelompok akhirnya sudah sedikit bergeser, mereka masih saling mengumpat. "Kedua kelompok masih cekcok," kata Ade Ary.

Kelompok YF yang sebenarnya sudah sedikit lewat dari simpang empat Selokan Mataram, kemudian menantang TIP dkk yang posisinya sudah sedikit bergeser ke timur.

Baca juga: Polri Beri Dispensasi Sampai 17 Mei Bagi SIM yang Masa Berlakunya Habis Saat Libur Lebaran

"Ayo, kalau berani kamu ke sini," ujar Ade menirukan tantangan kelompok YF.

TIP dkk lalu mendatangi YF hingga terjadi bentrok fisik. Dalam bentrok itu, pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menusuk kedua korban.

DS menderita 4 luka tusuk di punggung dan dada kiri. Sedangkan TIP mengalami tiga luka tusuk di dada dan pinggul.

Sesaat setelah kejadian itu, kelompok pelaku melarikan diri.

Baca juga: Kisah Pemburu Koin di Pelabuhan Merak, yang Mampu Lompat dari Sisi Tertinggi Kapal

TIP dan DS kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh rekan-rekannya. TIP meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Adapun DS meninggal dunia setelah sempat mendapatkan pertolongan medis. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved