Edukasi
Ternyata, 38 Persen PTS di Jakarta Dipimpin Perempuan
Dalam sebuah organisasi ataupun institusi, dominasi pria sebagai pemimpin masih menjadi mendominasi beberapa wilayah di Indonesia.
"Pertama, kami semua tumbuh bersama (we all grow together). Kedua, saling win win, saling asah, saling asuh. Ketiga, damage control. Keempat, trouble conviyer," katanya.
Dr. ir. Paristiyanti Nurwardari, M.P., selaku Ketua LLdikti Wilayah III mengatakan, perempuan harus adaptif, inovatif, dan berdaya.
Saat ini, mahasiswa perempuan di Indonesia 56 persen.
Lalu, 38 persen pemimpin PTS di Jakarta adalah perempuan.
Baca juga: Tri Hesti Yulianti Zaki Iskandar Akui Masih Banyak Perempuan di Kab Tangerang Belum Tahu Sadari
"Saya yakin, ke depan, perempuan akan berpotensi untuk menjadi pemimpin. Yang penting, perempuan harus inovatif dan kolaboratif. Selanjutnya, be the best with your uniqueness,” tambahnya.
Pembicara lain ada Prof. Dr. Amany Lubis, MA -Rektor UIN, Prof, Sofia A. - Rektor Universitas Bakrie, dan Dr. Illah Sailah - Rektor Universitas Binawan.
Prof. Dr. Amany Lubis, MA mengatakan, kepemimpinan perempuan itu adalah keteladanan yang dihasilkan dari tempaan dirimya untuk bisa menjadi pemimpin.
Jadi, memang harus ada persiapan, seperti bekal, ilmu, karakter, dan sebagainya.
“Mulai dari mencontoh hal-hal baik, hingga mencontoh tokoh di sekitar atau keluarga kita. Dan, kepemimpinan ini harus dilakukan secara berkelanjutan, “ katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Peserta-Forum-Diskusi-Inspirasi-Kepemimpinan-Perempuan.jpg)