Senin, 20 April 2026

Berita Jakarta Raya

Nama Setiabudi Ternyata Memang Erat Kaitannya dengan Sosok Ernest Douwes Dekker

Kampung Tangguh Jaya RW 02, merupakan suatu wilayah di Kelurahan Setiabudi yang diketahui banyak menyimpan sejarah tersebut.

Penulis: Leonardus Wical Zelena Arga | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun Tangerang/Leonardus Wical Zelena Arga
Seorang tokoh masyarakat di Setiabudi, Purwodadi Poernomo ketika ditemui wartakotalive.com di Kampung Tangguh Jaya RW 02, Kelurahan Setiabudi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Jika mendengar Setiabudi, pasti yang terlintas dalam benak adalah salah satu wilayah di Jakarta Selatan dengan gedung-gedung pencakar yang tinggi.

Setiabudi merupakan nama suatu kelurahan dan kecamatan yang ada di Jakarta Selatan.

Siapa sangka di balik gedung-gedung yang menjulang tinggi, terdapat sebuah perkampungan yang ternyata masih kental kaitannya dengan asal-usul, sejarah, bahkan karakteristik masyarakat asli Setiabudi.

Kampung Tangguh Jaya RW 02, merupakan suatu wilayah di Kelurahan Setiabudi yang diketahui banyak menyimpan sejarah tersebut.

Baca juga: Tarmizi Lurah Cempaka Putih Kota Tangsel Tampil Beda, Tunjukkan Hasil Kerja Bukan Penampilan

Sosok pahlawan nasional bernama Ernest Douwes Dekker erat kaitannya dengan penamaan Setiabudi di daerah tersebut.

"Waktu bapak saya menjabat sebagai Ketua RW di sini, waktu itu masih RW 07 belum RW 02. Saya bertanya kepada beliau alasan nama daerah ini Setiabudi," ujar seorang tokoh masyarakat, Purwodadi Poernomo, Rabu (15/6/2022).

Lebih lanjut, pria yang akrab dipanggil dengan Dody itu menceritakan, zaman dahulu pernah ada seseorang yang bekerjasama dengan pemerintah Indonesia.

Orang itu awalnya bernama Ernest Douwes Dekker, seorang pria kelahiran Pasuruan, Jawa Timur, dari ayah berkebangsaan Belanda dan ibu juga orang Belanda keturunan Jawa.

Baca juga: Perubahan Nama Jalan Entong Gendut di Jakarta Timur, Warga Khawatir Pengurusan Surat Resmi

Dody menceritakan apa yang disampaikan oleh bapaknya, Douwes Dekker sangat dekat dengan pemerintah Indonesia, terutama Presiden Soekarno.

Hal tersebut karena ia tidak suka dengan penjajahan dan perlakuan sewenang-wenang yang dilakukan oleh orang Belanda terhadap pribumi Indonesia.

"Karena kegigihan dan kesetiaannya itu, Bung Karno memberikan nama Danudirja Setiabudi kepada Ernest Douwes Dekker, sekaligus anugerah sebagai pahlawan nasional," ujar Dody.

Anugerah tersebut diberikan karena Danudirja Setiabudi ikut andil dalam berjuang saat mendirikan Indonesia bersama para founding father.

Baca juga: 4 Tempat Wisata Alam di Kabupaten Tangerang, Harga Tiket Masuk dan Rute Perjalanan

Lebih lanjut Dody bercerita, karena memang jasanya yang luar biasa, nama belakang Danudirja Setiabudi dipakai menjadi nama jalan, bahkan wilayah di beberapa kota di Indonesia.

"Kalau di Jakarta sini, nama Setiabudi digunakan jadi nama kelurahan dan kecamatan. Itu merupakan penghargaan dari Bung Karno kepada pria keturunan Belanda tersebut," ujar Dody.

Saat berbincang dengan wartakotalive.com di bekas bangunan Musholla Al-Muta'allimien, Kampung Tangguh Jaya RW 02, Kelurahan Setiabudi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Dody bercerita tentang karakteristik asli masyarakat Setiabudi.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved