Pemilu 2024
Benyamin Davnie Minta Camat dan Lurah Segera Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih
Agar Tidak Kerepotan di Pemilu Serentak 2024, Wali Kota Tangsel Minta Camat dan Lurah Mutahirkan Data Pemilih
Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Camat dan lurah di Kota Tangerang Selatan diintruksikan oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie untuk memutakhirkan data pemilih.
Hal ini bertujuan untuk kemudahan di pemilu serentak tahun 2024 nanti.
Hal ini dikatakan oleh orang nomor satu di Kota Tangsel ini bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangsel, dalam rapat koordinasi Camat dan Lurah se-Tangsel, di Puspemkot Tangsel, Selasa (12/7) kemarin.
Menurut Benyamin, sederet persiapan harus tetap dilaksanakan sejak saat ini, meski pemilu dua tahunan lagi.
"Dari aspek waktu memang tidak bisa dikatakan bahwa pelaksanaannya masih lama, karena prosesnya akan kita awali saat ini," imbuhnya.
Untuk itulah pihaknya rapat koordinasi untuk mendengarkan penjelasan dari KPU terkait dengan seluruh rangkaian tahapan kegiatan pemilihan umum di wilayah Tangsel.
Benyamin lantas meminta kepada seluruh stakeholder khususnya para camat dan lurah untuk memperhatikan dengan benar agar kejadian serupa di Pemilu 2019 tidak terjadi dalam pelaksanaan mendatang.
Pasalnya, pendataan merupakan persoalan yang sangat penting.
Tak jarang, banyak permasalahan dan persengketaan yang bersumber dari persoalan pendataan ini
Baca juga: 50 Anggota Capaska Kota Tangerang Memasuki masa Training Center Jelang HUT Kemerdakaan RI
Baca juga: KPU Kabupaten Tangerang Gelar Program Goes to School untuk Data Pemilih Pemilu 2024
"Rangkaian prosesnya ini sudah dimulai dari saat ini, dengan kita melakukan sosialisasi, dan melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB). Kita awali dari situ," ujar Benyamin.
Untuk itu, Benyamin menginstruksikan kepada para pejabat kewilayahan untuk melaksanakan semua proses ini dengan baik, dan tetap mengedepankan aturan.
Ia juga berharap agar komunikasi antara Pemkot Tangsel bersama badan pelaksana dan pengawas pemilu dapat berjalan dengan harmonis.
Selain itu, ia berharap agar sikap apatisme politik tidak ditemukan di wilayahnya.
Baca juga: KPU Provinsi Banten Ajukan Anggaran Rp 573 Miliar untuk Penyelenggaraan Pemilu 2024
Baca juga: Pendataan Pemilih di Lapas pada Pemilu 2024 Gunakan Sistem Sidik Jari dan Retina Mata
"Entah tidak mau datang ke tempat pemilihan atau mungkin dia gak mau daftar, atau seperti apa lainnya, intinya sikap apatisme seperti ini harus kita hindari sedemikian rupa," kata Benyamin.
Cara dan jalannya tentu dengan memberikan penjelasan yang sebaik-baiknya kepada anggota masyarakat kita. Supaya pada waktunya bisa mengikuti semua proses politik," katanya. (Raf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Wali-Kota-Tangsel-Benyamin-Davnie-saat-menghadiri-rapat.jpg)