Warga Temukan Mayat Korban Luka Bakar di Jayagiri, Didahului Suara Letupan dan Kepulan Asap

Seorang pria korban luka bakar ditemukan di Jayagiri, Ciamis, Jawa Barat, Jumat (5/8/2022) siang. Di dekat korban ada botol beraroma menyengat

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Dok. Kades Jayagiri, Hendrik
Warga mendatangi lokasi penemuan Sunardi alias Enceng (51), korban luka bakar yang akhirnya meninggal dunia, di kebun bambu di Dusun Singkup, Desa Jayagiri, Panumbangan, Ciamis, Jumat (5/8/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, CIAMIS -- Sekelompok warga pencari bambu menemukan seorang pria yang mengalami luka bakar parah di kaki Gunung Sawal, Jayagiri, Ciamis, Jawa Barat, Jumat (5/8/2022) siang. Saat itu, pakaian korban masih berasap dan diperkirakan api baru saja meredup.

Salah seorang pencari bambu mengenali korban sebagai Sunardi alias Enceng (51).

Enceng berasal dari desa sekitar Gunung Sawal namun dia sudah lama merantau ke Bandung. Istri dan anak Enceng tinggal di Tenjolaya, Cicanglengka, Kabupaten Bandung.

Tubuh Enceng ditemukan sekelompok warga Desa Jayagiri, Kecamatan Panumbangan, Ciamis, yang hendak mengumpulkan batang-batang bambu untuk perayaan 17 Agustus di lingkungan mereka.

"Selepas jumatan ada 10 warga yang bergotong-royong mau menebang bambu untuk agustusan. Cari bambu untuk tiang bendera dan umbul-umbul," kata Kepala Desa Payungsari, Hendrik.

Di tengah proses pengumpulan batang bambu, warga mendengar suara letupan disertai kepulan asap ke udara.

"Mereka juga mendengar jeritan seperti suara binatang. Para mencari bambu tersebut memberanikan diri mendekati lokasi,” katanya.

Mereka kaget karena mendapati seorang pria yang sedang sekarat. Sekujur tubuhnya mengalami luka bakar dan masih mengepulkan asap.

Para pencari bambu berupaya menolong tapi korban tak terselamatkan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke kepala dusun yang diteruskan ke polisi.

Setelah dilakukan identifikasi oleh petugas Polres Ciamis, jasad korban dievakuasi dari lokasi ke rumah duka, Jumat sore.

Hendrik menjelaskan, orangtua dan keluarga Enceng merupakan warga Desa Jayagiri. Sedangkan Enceng sudah lama merantau ke Bandung hingga berkeluarga dan menetap di Tenjolaya, Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Setahun terakhir, Enceng pulang ke Jayagiri dan tinggal di rumah seorang kerabat di Bojongganas di kaki Gunung Sawal.

Pada Kamis (4/8/2022) pagi, korban berangkat ke Bandung naik kendaraan umum. Pihak keluarga segera menyusul dan mengajak Enceng pulang ke Jayagiri.

Pada Jumat pagi, Enceng kembali pergi tanpa pamit. Pihak keluarga mencari ke beberapa lokasi namun Enceng tak ditemukan.

"Informasi dari pihak keluarga, korban memang lagi depresi," kata Hendrik.

Hingga pada Jumat siang, warga menemukan Enceng dalam kondisi luka bakar yang sangat parah hingga meninggal dunia di lokasi.

Hendrik mengatakan, di dekat tubuh korban ditemukan dua botol beraroma bensin. “Korban diduga sengaja membakar tubuhnya sendiri. Informasi dari pihak keluarga, korban memang dalam kondisi depresi,” ujar Kapolsek Panumbangan, Iptu Ajat Darajatun. (*)

Sumber: TribunJabar.id

Sumber: Tribun Jabar
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved