Wisata Tangerang

Wisata Kano Kota Tangerang Bebas Biaya, Cuma Butuh Kesabaran untuk Antre

Wisata kano di Kota Tangerang terbuka bagi umum dan tak perlu membayar alias gratis. Pengunjung hanya perlu antre untuk menikmati wisata ini.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Ign Prayoga
Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Masyarakat sedang antre untuk naik perahu kano di aliran Kali Irigasi Sipon, Sabtu (6/8/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Wisata kano di Kota Tangerang diminati masyarakat sejak dibuka pada 23 Juli 2022.

Lokasi yang strategis yakni di depan alun-alun Kota Tangerang dan sensasi mendayung di sakuran irigasi atau kali Sipon menjadi alasan wisata baru ini menjadi digemari masyarakat.

Bagi warga yang ingin mengunjungi dan mencoba langsung sensasi mendayung kano, tidak dikenakan biaya apapun alias gratis.

Sebab Dinas Budaya, Pariwisata dan Pertamanan (Disbudpar) masih menggratiskannya hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Para pengunjung yang hendak menaiki wahana wisata air itu dapat langsung mengantre di mobil tiket milik Disbudpar yang berada di lokasi wisata.

"Yang penting masyarakat dimohon agar antrenya tertib dan tidak berdesakan, itu saja syarat utamanya," ujar Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Kota Tangerang, Adrial, Sabtu (6/8/2022).

Sementara untuk jadwal wisata kano Kota Tangerang sendiri, dibuka setiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu.

Dalam sehari, wisata perahu kano beroperasi pada pagi dan sore.

Wisata air yang berada di depan alun-alun Kota Tangerang buka pada pukul 07.30 WIB hingga 11.00 WIB. Dan sore hari sejak pukul 16.30 WIB hingga pukul 19.30 WIB.

Seluruh masyarakat masyarakat diizinkan untuk mengikuti wisata kano, dengan syarat berusia di atas lima tahun hingga maksimal 60 tahun.

Dalam satu perahu kano, hanya diizinkan untuk diikuti oleh maksimal dua pengunjung, sesuai dengan kapasitas dari perahu kano yang tersedia.

Saat menaiki perahu kano para pengunjung dilengkapi dengan jaket pelampung.

Hal itu dilakukan, guna memastikan rasa aman bagi para pengunjung yang menaiki perahu di anak sungai kali Cisadane.

"Para pengunjung bisa menikmati wisata kano tersebut dengan gratis, namun harus tetap mengantre sesuai urutan," kata Adrial.

Terdapat dua pilihan rute yang bisa ditempuh oleh wisatawan, rute pendek sejauh 50 meter dan rute panjang sejauh 100 meter.

"Maksimal bisa sampai jembatan lengkung gereja bisa kira-kira 100 meter, tapi boleh juga kalau wisatawannya nggak mau jauh-jauh sampai jembatan lengkung gedung Windu Karya," ucapnya.

Para wisatawan juga bisa mendayung perahunya sendiri.

Namun, pihak dinas juga menyediakan petugas untuk mendayung perahu wisatwan.

"Saat ini kita menyediakan lima perahu kano, apabila ingin mendayung sendiri kami persilahkan, tapi juga harus hati-hati," katanya. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved