Universitas Pamulang

Di Hadapan Komisi X DPR, Ketua Yayasan Sasmita Jaya Unpam Tegaskan Kalangan Bawah Harus Ditolong

Komisi X DPR RI mengunjungi kampus Universitas Pamulang (Unpam) dan disambut Ketua Yayasan H Darsono yang menegaskan kalangan bawah harus ditolong

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Ign Prayoga
TribunTangerang.com/Rafsanzani Simanjorang
Komisi X DPR melakukan kunjungan kerja ke Universitas Pamulang (Unpam) dan disambut oleh Ketua Yayasan Sasmita Jaya Universitas Pamulang, H Darsono, dan para pimpinan Unpam, Jumat (16/9/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, PAMULANG - Komisi X DPR RI mengunjungi kampus Universitas Pamulang (Unpam) di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Jumat (16/9/2022).

Para tamu terhormat tersebut disambut oleh Ketua Yayasan Sasmita Jaya Universitas Pamulang, H Darsono, dan para pimpinan Unpam.

Di hadapan para anggota Komisi X DPR RI, H Darsono menegaskan perguruan tinggi harus menyelamatkan kalangan bawah.

Perguruan tinggi wajib memberikan akses, terutama pendidikan, supaya dengan wawasan yang baik, mampu memberikan kehidupan yang lebih baik.

Hal ini disampaikan oleh Darsono sembari menyinggung peranan pemerintah pada perguruan tinggi swasta.

"Sekarang akreditasi harus bayar. Tadinya pemerintah yang bayar. Ini mohon kepada para anggota Dewan agar bisa diperjuangkan," ucapnya.

Darsono juga membeberkan kondisi lain yang dihadapi Unpam. "Dosen-dosen kami yang bagus diambil sekolah-sekolah negeri. Padahal kami yang merintis, memberikan kesempatan, menolong, dan berharap bisa bersama-sama dengan kami memberikan layanan pada masyarakat," sambungnya.

Kalaupun dosen tersebut masuk aparatur sipil negara (ASN), Darsono berharap, mereka bisa diperbantukan untuk kampus sang dosen tersebut.

Darsono menegaskan, Unpam memerhatikan kalangan bawah.

Hal itu pihaknya buktikan dengan uang kuliah yang tidak mencekik, melainkan terjangkau.

"Biaya kami kemas agar terjangkau. Menyesuaikan kemampuan masyarakat, sehingga masyarakat bawah bisa mengakses pendidikan dan mendapat penghidupan yang layak, dan berharap bisa mengurangi kemiskinan nantinya," ucapnya.

Jika ada pemerataan pendidikan, maka kebodohan dan kemiskinan bisa dihilangkan.

Adapun dari komisi X DPR RI, ketua rombongan, Djohan Arifin Husin menyebut pihaknya akan membawa fakta-fakta permasalahan itu untuk dibahas nantinya di DPR, agar terselesaikan dengan baik.

"Kami mengadakan kunjungan ke perguruan tinggi untuk mencari fakta-fakta baik di swasta dan negeri. Ternyata banyak sekali masalah. Dan ini tidak boleh dibiarkan, dan harus diselesaikan," katanya. (raf)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved