Tragedi Kanjuruhan

Usai Diperiksa, 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Langsung Ditahan di Rutan Reskrim Polda Jawa Timur

Polri akhirnya menahan keenam tersangka Tragedi Kanjuruhan, mereka ditahan di rumah tahanan (Rutan) Reskrim Polda Jawa Timur.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Lilis Setyaningsih
Istimewa
Tragedi Kanjuruhan di mana ratusan penonton usai pertandingan Persebaya-Arema FC tewas terinjak-injak 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Polri akhirnya menahan keenam tersangka Tragedi Kanjuruhan.

"Keenam tersangka tersebut oleh penyidik langsung dilakukan penahanan," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, kepada wartawan pada Senin (24/10/2022).

Dedi merincikan keenam tersangka itu, yakni AHL selaku Dirut PT LIB, AH selaku Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel).

Lalu, SS selaku security officer, BSA selaku Samaptha Polres Malang, dan WS selaku Kabag Ops Polres Malang.

Terakhir H sebagai Deputi 3 Danyon Brimob Polda Jawa Timur.

Dedi menambahkan, keenam tersangka tersebut ditahan di rumah tahanan (Rutan) Reskrim Polda Jawa Timur.

"Keenam-enamnya statusnya tahanan," ujar eks Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) itu.

Sebelum ditahan, keenam tersangka Tragedi Kanjuruhan itu menjalani pemeriksaan.

Pasca dilakukan pemeriksaan, keenam tersangka tersebut akhirnya ditahan.

Dedi menuturkan, terkait pertimbangan para tersangka baru ditahan merupakan teknis penyidik.

"Ya itu teknis penyidik. Kalau misalnya hal-hal itu berkaitan dengan teknis penyidik," kata dia.

Baca juga: Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Kini Total 134 Orang

Baca juga: Pasca Tragedi Kanjuruhan, Menpora Amali Tegaskan Piala Dunia U-20 2023 Tidak Ada Perubahan

Adapun 93 saksi sudah dimintai keterangan atas tragedi yang menewaskan ratusan orang tersebut.

Sebanyak 11 saksi ahli pun telah dimintai keterangan dari investigasi itu.

Mereka terdiri dari satu saksi ahli pidana, delapan dari kedokteran, dan dua ahli dari labfor.

"Semuanya masih berproses, tim masih bekerja," kata Dedi.

"Insya Allah dalam waktu dekat, berkas perkara akan segera dilimpahkan ke JPU (jaksa penuntut umum)," lanjut dia. (m31)
 
 
 
 


Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved