Bir Pletok
Ramuan 13 Rempah di Bir Pletok Bang Isra, Awet Hingga 3 Bulan Walaupun Tanpa Pengawet
Begini Cara Pembuatan Bir Pletok Ala Rumah Produksi Bir Pletok Bang Isra, bisa Awet Hingga 3 Bulan Walaupun Tanpa Pengawet
Penulis: Nurmahadi | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Bir pletok adalah makanan khas dari daerah Betawi.
Meski memiliki nama bir, namun bir pletok sama sekali tidak mengandung alkohol.
Bahan dari bir pletok sebetulnya sangat sederhana, seperti jahe, kayu manis, kayu secang, dan lain-lain.
Semuanya bisa ditemukan di lingkungan sekitar rumah atau pasar tradisional.
Pemilik usaha Bir Pletok Bang Isra, Abdul Mutaqin membagikan tips, bagaimana cara membuat bir pletok.
Cara pembuatan bir pletok, dimulai dari mengumpulkan sebanyak bahan-bahan tradisional seperti, kayu jahe, kayu manis, sereh, kayu pandan, daun jeruk, kapulaga, biji pala, lada hitam, cengkeh hingga kayu secang.
"Di sini kita memakai 13 macam rempah, ada kapulaga juga, semua rempah itu ada manfaatnya masing-masing. Kita udah tau semua manfaatnya," kata Abdul
Semua bahan yang sudah dikumpulkan, kemudian dipotong kecil-kecil, lalu ditumbuk.
Baca juga: Kuliner Jakarta, Es Krim Baltic Kudapan Legendaris di Jakarta Pusat Sejak Tahun 1939
Setelah itu, Abdul mengatakan, bahan yang sudah ditumbuk langsung dimasukkan ke dalam air panas yang sudah mendidih.
Kemudian, rebus selama satu jam sambil memasukkan gula sedikit demi sedikit.
Terakhir, masukan kayu secang sebagai pewarna bir pletok.
"Semuanya di tumbuk dan di rebus selama satu jam, setelah semua aromanya keluar, lalu dimasukin kayu secang tadi, setelah dimasukkan kayu secang, air yang tadinya butek bakal berubah jadi merah," ucapnya.
Jika semua bahan sudah dimasukkan, kemudian air dalam panci tersebut disaring dan dimasukkan ke dalam botol.
Kemudian ditutup rapat dan disegel sehingga bir pletok tersebut bisa tahan hingga tiga bulan lamanya.
Baca juga: Kuliner Jakarta, Rindu Donat Kampung, Sambangi Donat Kentang Ellie di Glodok
Namun, jika untuk hidangan sendiri, air yang sudah matang tadi, bisa langsung dihidangkan tanpa proses vakum terlebih dahulu.
Tapi bila ingin dikonsumsi nanti-nanti, harus dimasukan dalam botol lalu divakum agar awet.
"Kemudian disaring dan dimasukkan ke dalam botol, proses memasukkan air ke dalam botol itu harus dalam keadaan panas, kemudian divakum dan disegel, karena kebetulan kita nggak pake pengawet, tapi bir pletok kita bisa tahan sampe tiga bulan," kata Abdul. (m41)