Gempa Cianjur

Sebanyak 36 Pasien Patah Tulang dan Luka Bakar Akibat Gempa, Ditangani RS Bhayangkara Cianjur 

Hingga kini, sejumlah korban reruntuhan akibat gempa Cianjur masih dioperasi di RS Bhayangkara, Cianjur, Jawa Barat. 

Penulis: Nurmahadi | Editor: Ign Agung Nugroho
Tribun Tangerang/Alex Suban
Rumah Terangkat di Kp Cisarua Desa Sarampa akibat gempa bumi Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022) 

TRIBUNTANGERANG.COM, CIANJUR - Hingga kini, sejumlah korban reruntuhan akibat gempa Cianjur masih dioperasi di RS Bhayangkara, Cianjur, Jawa Barat. 

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Cianjur dr. Deni Nugraha menjelaskan, hari ini Minggu (27/11/2022) ada dua orang korban yang akan melakukan operasi karena patah tulang dan luka bakar serius.

 

 

Korban atas nama Dinda yang masih berusia 13 tahun tertimpa reruntuhan bangunan pada saat terjadi gempa sehingga menyebabkan kakinya patah.

"Kemudian satu lagi mengalami luka bakar dan akan dioperasi hari ini," ucap Deni di RS Bhayangkara Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/11/2022).

Menurut Deni, total sudah ada 36 pasien yang telah dioperasi patah tulang dan operasi umum setelah terjadi gempa berujung longsor di RS Bhayangkara.

"Sejak hari pertama sampai hari ini Minggu 27 November 2022, total sudah ada 36 pasien ya yang telah dioperasi. Kamar operasi pun kami buka 24 jam," katanya.

 

Baca juga: Ustaz Ahmad Kosasih Terus Berdzikir saat Tubuhnya Tertimbun Reruntuhan Masjid

 

Deni menjelaskan, banyaknya pasien yang dioperasi tersebut tidak terlepas dari bantuan Pemerintah yang telah memberikan dukungan berupa peralatan medis dan kamar operasi yang memadai, sehingga RS Bhayangkari bisa menangani pasien secara langsung.

"Pasien juga tidak harus dibawa ke RS yang jauh untuk menjalani operasi, cukup di sini saja lebih dekat dan fasilitasnya juga sudah memadai," ujar Deni.

Sementara itu, Ahli Bedah Orthopaedi, IPDA dr. Ivan Mucharry Dalitan juga mengaku bersyukur dengan peralatan lengkap yang diberikan Pemerintah di RS Bhayangkara Cianjur ditambah dengan banyaknya relawan dokter spesialis yang membantu.

Karena hal tersebut, Ivan mengaku hanya membutuhkan waktu 1-2 jam untuk melakukan operasi tulang terhadap para pasien korban gempa berujung longsor di Cianjur Jawa Barat.

 

Baca juga: Indonesia Fortuner Community Gelar Bakti Sosial di Lokasi Gempa Bumi Kampung Kuta Cianjur

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved