Merasa Sakit Hati, Dhio Tega Racuni Ibu, Ayah dan Kakaknya, 2 Kali Rencanakan Pembunuhan
Dhio membeli racun secara online yang dicampuri ke dalam teh hangat dan es kopi untuk ayah ibu dan kakaknya dan membuat sekeluarga wafat
Karena gagal, DDS kembali merencanakan upaya pembunuhan kepada keluarganya pada Senin (28/11/2022) pagi.
Saat ini, DDS sudah mengakui seluruh perbuatannya.
DDS nekat meracuni keluarganya hingga tewas karena dipicu rasa sakit hati. Sebab, tersangka diminta untuk menanggung kebutuhan sehari-hari keluarga.
Sedangkan, tersangka diketahui tidak bekerja.
Polisi menjerat DDS dengan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.
Baca juga: Keluarga Beberkan Kelakuan Jelek Dhio, Sebulan Habiskan Rp 32 Juta, Meracuni Ayah, Ibu dan Kakaknya
Bantah Pengakuan DDS
Sukoco, paman DDS alias Dhio (22) tersangka pembunuhan satu keluarga di Magelang, Jawa Tengah itu membantah pernyataan keponakannya.
Sebelumnya Dhio sampaikan sengaja merencanakan pembunuhan karena sakit hati sekaligus terbebani ekonomi keluarga.
Dalam keterangannya, ia menyebut dibebani keluarganya untuk membantu perekonomian setelah ayahnya pensiun dua bulan lalu.
"Selain itu, saya meluruskan berita yang simpang siur bahwa pengakuan tersangka dia jadi penanggung jawab atau tulang punggung itu tidak benar. Sama sekali tidak benar," kata Sukoco, dikutip dari YouTube KompasTv, Rabu (30/11/2022).
Sukoco menyatakan, Dhio yang merupakan anak kedua dari keluarga ini yang justru merusak keuangan orangtuanya.
"Bahkan justru yang merusak dana-dana orang tua itu, dia sendiri. Dengan kebohongan-kebohongannya, kepandaiannya, sehingga dana-dana orang tua digerogoti," tutur Sukoco.
Sukoco menyebut Dhio menghabiskan uang hingga 32 juta setiap bulannya. Uang itu, kata Sukoco, digunakan untuk mengikuti sejumlah kursus.
Namun, ia tidak mengetahui persis kursus tersebut apakah benar adanya.
Informasi tersebut Sukoco dapatkan dari adiknya, Heri Riyani, yang juga merupakan korban.
"Jadi waktu almarhumah adik saya (Heri Riyani), pernah beberapa bulan yang lalu bertemu dengan saya 'mas ini untuk pengeluaran Dhio satu bulan 32 juta' untuk kursus bahasa Inggris, belum yang lain-lainnya,"jelas Sukoco.
"Namun kursusnya belum dibuktikan benar adanya," kata Sukoco.
Baca Berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
(*)
Artikel ini sudah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta Anak di Magelang Racuni Keluarga Pakai Arsenik: Beli Secara Online, 2 Kali Rencanakan Aksinya