Sidang Ferdy Sambo
Setelah Wanita Menangis Keluar Rumah, Ferdy Sambo Pisah Rumah dengan Putri Candrawathi
Pengakuan Richard Eliezer yang melihat seorang wanita keluar rumah dengan meneteskan air mata, setelah itu Ferdy Sambo Pisah rumah dengan PC
"Siap yang mulia," jawab Richard.
"Di situ saudara FS marah sama saudara?" tanya hakim.
"Iya," pungkas Richard.
Baca juga: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Minta Maaf kepada Adik-adik Polisi yang Kariernya Terhambat
4. Susun Skenario Pembunuhan Brigadir J
Pada kesempatan itu, Bharada E mengungkapkan skenario pembunuhan Brigadir J.
Skenario pembunuhan itu terjadi saat Richard dipanggil Sambo untuk menemuinya di lantai 3 rumah pribadi di Saguling.
“Diajak saya duduk di sofa,” papar Richard dalam persidangan.
“Siapa saja di situ,” tanya Hakim Ketua Majelis Wahyu Iman Santosa.
“Pada saat saya datang Pak FS (Ferdy Sambo) saja, Yang Mulia,” jawab Richard.
Setelah bertemu Sambo, Richard diminta duduk dan ditanya tentang peristiwa di Magelang yang dialami Putri Candrawathi.
“Pak FS bilang ada kejadian apa di Magelang,” tanya Sambo kepada Richard.
“Siap, saya tidak tahu, Bapak,” jawab Richard.
“Dia (Sambo) diam, nangis,” sambung Bharada E.
Lantas, Sambo menceritakan adanya dugaan pelecehan seksual yang dialami istrinya oleh Brigadir Yosua.
“Yosua sudah melecehkan ibu di Magelang!” kata Sambo kepada Richard.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Ferdy-Sambo-selepas-mengikuti-sidang-lanjutan-pembunuhan-Brigadir-J.jpg)