Sejarah Jakarta

Sejarah Jakarta, Matraman yang jadi Saksi Bisu Sejarah Jakarta, Dihubungkan Sultan Agung ke VOC

Sejarah Jakarta, Matraman yang jadi Saksi Bisu Sejarah Jakarta, diduga sudah terbentuk sejak era Kerajaan Mataram.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun
Sejarah Matraman Sejarah Jakarta Asal Usul Matraman 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Matraman salah satu kampung tertua di tanah Jakarta. Wilayah yang saat ini menjadi Kecamatan Matraman itu menjadi saksi bisu sejarah Jakarta.

Sejarah Matraman sendiri diduga sudah terbentuk sejak era Kerajaan Mataram.

Dikutip dari situs resmi Dinas Kebudayaan Jakarta, asal usul nama Matraman mempunyai banyak versi.

Wilayah yang kini masuk ke Kota Administrasi Jakarta Timur itu selalu dihubungkan dengan seorang pangeran dari Mataram dalam peristiwa penyerangan Sultan Agung ke VOC.

Dalam sejarah Matraman, nama Matraman berasal dari kata Mataraman. Namun perubahan kata tersebut kurang jelas.

Dulunya, Matraman berawal dari suatu tempat di wilayah Kelurahan Pal Meriam. Di sebuah tempat bekas tongkat yang ditancapkan oleh seorang pangeran dari Mataram.

Tempat ini kemudian dikeramatkan orang dan terkenal dengan nama Kampung Matraman.

Pal Meriam sendiri merupakan wilayah yang diserahkan oleh seorang pangeran Mataram kepada pamannya dalam penyerangan ke VOC, "Monggo, Paman" (Silahkan Paman).

Baca juga: Sejarah Jakarta, Kejadian Gempa yang Pernah Terjadi di Jakarta, ada yang Selama Tiga Perempat Jam

Pada sejarah Matraman lainnya menyebutkan bahwa Matraman berasal dari sebuah mesjid kecil di pinggir Ciliwung yang digunakan pangeran dari Mataram.

Bekas masjid kemudian menjadi Kampung Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng.

Di tempat itu dulu pemah ada rumah si pangeran yang bercorak Jawa dengan tiang tiang besar.

Pada jaman Belanda rumah tersebut dimiliki oleh Tuan Bool dan dijadikan tempat pemeliharan bintang (seperti kebon raya).

Namun kemudian dihancurkan karena menjadi persengketaan. Kampung Matraman lama berada di sekitar masjid ini dan disebut Matraman Dalam Mesjid.

Baca juga: Sejarah Jakarta: Dulu dan Kini, Kawasan Elit Menteng, Real Estate Pertama di Jakarta

Kemudian setelah Indonesia merdeka, sejarah Kampung Matraman antara tahun 1947-1950, wilayah itu termasuk dalam Kelurahan Matraman, Asistenan Kampung Melayu, Kawedanan Kramat jati, Kota praja Jakarta Raya.

Kantor kawedanan ada di Pasar Minggu. Kelurahan terletak di Matraman Dalam (1945-1948). Kemudian dipindah ke Kebon Manggis (1950), dan ke Jl Tambak (1967).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved