Rabu, 8 April 2026

Kasus Brigadir J

Viral Video Diduga Hakim Bocorkan Vonis Ferdy Sambo, Mahfud MD: Itu Teror!

Mahfud MD buka suara terkait dengan video hakim Wahyu Iman Santoso yang disebut membocorkan vonis  terdakwa pembunuhan berencana Ferdy Sambo.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Ign Agung Nugroho
Istimewa
Menkopolhukam Mahfud MD buka suara terkait dengan video hakim Wahyu Iman Santoso yang disebut membocorkan vonis terdakwa pembunuhan berencana Ferdy Sambo. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Menkopolhukam Mahfud MD buka suara terkait dengan video hakim Wahyu Iman Santoso yang disebut membocorkan vonis  terdakwa pembunuhan berencana Ferdy Sambo.

Mahfud MD yang juga pernah menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi itu yakin bahwa video tersebut sebuah teror terhadap Wahyu Uman Santoso sebagai Ketua Hakim sidang mantan jenderal bintang dua tersebut.

 

 

Diketahui belakangan jelang vonis Ferdy Sambo beredar video pria diduga Hakim Wahyu Iman Santoso berbicara dengan seorang wanita.

Pada narasi disebutkan bahwa Wahyu Iman Santoso membocorkan vonis Ferdy Sambo.

Viralnya video tersebut pun hingga membuat Komisi Yudisial turun tangan memeriksa kebenaran video tersebut.

 

Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Wanita yang Dimutilasi di Bekasi

 

Baca juga: Seorang Asisten Rumah Tangga di Pondok Rangon Tewas Bersimbah Darah di Meja Ruang Tamu

 

Mahfud MD pun ikut mengomentari video yang diduga Wahyu Iman Santoso membocorkan vonis Ferdy Sambo.

“TERKAIT BANYAKNYA PERTANYAAN ATAS VIRALNYA VIDEO HAKIM WAHYU IMAN SANTOSO YANG KATANYA MEMBOCORKAN RENCANA VONIS UTK SAMBO DAN PUTRI, saya menanggapi begini,” tulisnya.

Kata Mahfud MD, pertama, video tersebut harus diselidiki terlebih dahulu.

Pasalnya, bisa jadi pelanggaran etik kalau benar itu terjadi.

Kedua, Mungkin juga video itu dipotong-potong, dari rangkaian pembicaraan sehingga timbul kesan tertentu.

Mahfud MD menduga bahwa video itu merupakan bagian dari upaya untuk menteror hakim agar tak berani memvonis Sambo dengan vonis yang berat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved