Pendidikan

Hingga Kini Anak-anak Indonesia masih Hadapi Tantangan Nutrisi dan Pendidikan

Anak-anak Indonesia membutuhkan akses nutrisi dan pendidikan sehingga tetap dapat memaksimalkan potensi mereka untuk mengakses kemajuan.

Penulis: | Editor: Lilis Setyaningsih
istimewa/SGM
Ilustrasi peningkatan penguasaan teknologi sangat penting untuk generasi muda 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA – Akses nutrisi dan pendidikan masih menjadi tantangan anak-anak di Indonesia.

Dalam rangka mendukung akses kemajuan kemajuan anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa, SGM Eksplor berkolaborasi dengan Lazada menjalankan program donasi nutrisi dan pendidikan di 11 Kabupaten/Kota di Indonesia yang merupakan bagian dari rangkaian gerakan sosial “Tunjuk Tangan untuk Generasi Maju Indonesia”.

Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung anak-anak Indonesia yang membutuhkan akses nutrisi dan pendidikan sehingga tetap dapat memaksimalkan potensi mereka untuk mengakses kemajuan.

Dikutip dari siaran pers yang diterima TribunTangerang.com, Senin (23/1/2023), Program tersebut juga menggandeng organisasi sosial SOS Children’s Villages Indonesia untuk mendukung penyaluran bantuan donasi agar bisa menjangkau anak-anak Indonesia yang membutuhkan di berbagai daerah.

Senior Brand Manager SGM Eksplor, Shiera Syabila Maulidya mengatakan,  semua anak berhak memiliki kesempatan untuk maju melalui pemenuhan nutrisi yang tepat dan akses pendidikan, sehingga seharusnya tidak ada anak Indonesia yang tertinggal akan akses nutrisi dan pendidikan. 

Ia mengatakan, Program kolaborasi SGM Eksplor dan lazada yang merupakan bagian dari rangkaian gerakan sosial “Tunjuk Tangan untuk Generasi Maju Indonesia” ini terdiri dari donasi paket nutrisi untuk anak usia di atas 3 tahun sebanyak 2.500 paket dan donasi fasilitas perangkat penunjang pendidikan berupa laptop sebanyak 200 unit.

Adapun donasi tersebut disalurkan untuk anak-anak yang membutuhkan di berbagai daerah Kabupaten/Kota yaitu Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Tabanan, Palu, dan Sikka. 

Sumanda Tondang, selaku Fund Development and Communications Director SOS Children's Villages Indonesia mengatakan, masih banyak anak-anak yang menghadapi tantangan-tantangan akses nutrisi dan pendidikan.

Baca juga: Jangan Takut Tak Kuliah, Bantuan Dana Pendidikan Hingga Rp 9 Juta per Semester Melalui Program KJMU

Baca juga: Penggunaan Pakaian Adat di Sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Masih Tunggu Juknis

Terkait nutrisi, tidak sedikit rumah tangga atau keluarga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap asupan makanan bernutrisi.

Sedangkan dalam hal pendidikan terutama terkait Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), anak-anak di berbagai daerah khususnya di pedesaan juga masih sangat membutuhkan dukungan perangkat digital seperti Laptop yang dapat membantu mereka untuk bisa mendapatkan berbagai informasi yang dapat menunjang pembelajaran dan menambah pengetahuan.

 

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved