Kasus Brigadir J

Putri Candrawathi Ngaku Jengkel Publik Tak Percaya Soal Pelecehan Seksual yang Dialaminya

Putri Candrawathi mengaku merasa jengkel terhadap publik yang menuduhnya berbohong atas pelecehan seksual yang dialaminya.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Ign Agung Nugroho
Tribun Tangerang/Nurmahadi
Putri Candrawathi saat membacakan nota pembelaan atas tuntutan JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/1/2023). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Terdakwa Putri Candrawathi mengaku mengalami kondisi yang berat selama menjalani persidangan perkara pembunuhan berencana Brigadir J.

Bahkan, ia merasa jengkel terhadap publik yang menuduhnya berbohong atas pelecehan seksual yang dialaminya.

Hal itu diungkapkan Putri Candrawathi saat sidang  pembacaan nota pembelaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

 

 

"Di berbagai media dan pemberitaan saya dituduh berdusta dan mendramatisir situasi. Tidak berhenti di situ saja, saya dituding sebagai perempuan tua yang mengada-ada. Semua kesalahan diarahkan kepada saya tanpa saya bisa melawan," ucapnya. 

Tak hanya itu, Putri Candrawathi juga mengaku mendapat tekanan agar muncul ke publik untuk menjelaskan semua kejadian yang sebenarnya. 

Namun, ketika muncul pertama kali di hadapan publik, tepatnya di Mako Brimob saat memberi semangat untuk suaminya, Ferdy Sambo, ia malah mendapat cibiran kembali.

 

Baca juga: Putri Candrawathi Curhat, Anak-anaknya Dapat Kecaman Hingga Hinaan yang Keji

 

"Ketika saya memilih untuk diam, publik mendesak saya untuk muncul dan bicara. Namun ketika saya bicara, kembali muncul komentar dari para pengamat yang tidak pernah mengetahui kejadian sebenarnya," kata Putri.

"Namun ada yang berkomentar bahwa saya bukan korban kekerasan seksual, karena masih sanggup bicara. Apapun yang saya lakukan menjadi salah di mata mereka," sambungnya.

Atas kondisi ini, Putri candrawathi menyatakan siap mempertanggungjawabkan atas perbuatannya, dan tetap kukuh atas posisinya selaku korban kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir J.

Sementara itu, Putri juga menyingung soal Ferdy Sambo yang menjelaskan terkait penembakan yang dilakukan Richard Eliezer alias Bharada E kepada Brigadir J hingga meninggal dunia pada tanggal 9 Juli 2022

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved