Berikut Ini Contoh Khutbah Jumat Dalam Rangka Isra Mikraj 1444 H Tahun 2023

Berdasarkan penanggalan kalender 1444 Hijriah, peringatan Isra Mikraj tahun ini jatuh pada hari Sabtu (18/2/2023).

Editor: Jefri Susetio
Istimewa
Berikut ini contoh khutbah Jumat dalam rangka Isra Mikraj 1444 H tahun 2023. 

Wakaf itu tidak akan pernah berakhir, karena sifat kesinambungan dan keabadiannya.

Disini distingsi yang menonjol dari ibadah wakaf. Karenanya, wakaf di masa dahulu dijadikan sumber pendanaan berbagai aktifitas pendidikan, sosial, dakwah, pemberdayaan ekonomi, dan sebagainya. Untuk kebaikan bersama dalam skala yang lebih luas dan besar.

Sampai jika besok kiamat, namun masih ada barang yang mungkin diinvestasikan, justru Rasulullah saw memerintah demikian.

Dari Amarah bin Khuzaimah berkata, “Aku mendengar Umar bin Khathab berkata kepada bapakku.

“Apa yang menghalangimu untuk menanam lahanmu?” Bapakku berkata, “Aku tua renta yang akan mati besok.” Umar berkata, “Ku yakinkan Kau harus menanamnya.”

Pesan dari kedua riwayat tersebut sangat jelas, bagaimana kita terus berorientasi kepada investasi jangka panjang terhadap harta yang kita miliki.

Dan Wakaf siap untuk memproduktifkan harta milik kita, yang penyalurannya adalah juga untuk kebaikan dan kesejahteraan bersama dengan jumlah dan jangkauan manfaat yang lebih luas Jama'ah yang dirahmati Allah Swt.

Peristiwa Isra' dan Mi'raj memang sudah jauh jarak waktu terjadinya dengan waktu kita sekarang.

Namun pesan dan spirit dari peristiwa tersebut tidak boleh berhenti atau ajeg. Perspektif dan sudut pandang menghikmahinya perlu terus diperluas cakupannya, termasuk dalam konteks memajukan dunia perwakafan di tanah air.

Mari kita mulai mengisra' dan memi'rajkan wakaf di bumi Nusantara yang kita cintai ini, untuk kebaikan dunia kita yang berkesinambungan, dan kebaikan akhirat kita kelak. Amiin

Puja dan puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan kahadlirat Allah SWT. karena berkat, taufiq, hidayah dan rahmatNYA pada kesempatan yang mulya dan bahagia ini kita semua bisa melaksanakan ibadah shalat jum’at secara berjama’ah tanpa halangan satu apapun,

Shalatullah wasalamuhu semoga tetap tercurahkan keharibaannya yang suci nan ma’shum junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW berikut para keluarga, sahabat, tabi’in, tabi’ tabi’in, ulama waratsatul ambiya’ hingga kekita semua, mudah mudahan kita semua senantiasa diakui ummat baginda kita Rasulillah Muhammad SAW dan mendapatkan syafa’atnya di yaumil akhir kelak.Allahumma Amien

Melalui mimbar khutbah jum’at ini perkenankan kami mengajak seluruh jama’ah shalat jum’at, agar senantiasa meningkatkan keimanan dan
ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Yaitu dengan melaksanakan apa yang diperintahkanNYA dan menjauhi apa yang dilarangNYA.

يا معاشر المسلمين وزمرة المؤمنين رحمكم للا

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved