Jumat, 10 April 2026

Jelang Anas Urbaningrum Bebas, Muncul Komentar Pedas, Gedek Pesek Minta SBY Minta Maaf

Anas Urbaningrum dikabarkan punya agenda khusus bertemu Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Editor: Jefri Susetio
Istimewa
Anas Urbaningrum dikabarkan punya agenda khusus bertemu Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

TRIBUNTANGERANG.COM - Anas Urbaningrum dikabarkan punya agenda khusus bertemu Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal ini disampaikan, Koordinator Nasional Sahabat Anas, Muhammad Rahmad.

"Terkait ramainya pertanyaan terkait isi pidato Mas Anas, dapat kami sampaikan bahwa Mas Anas akan memberikan kelanjutan pada pidatonya," ujar Rahmad.

Baca juga: Anas Urbaningrum, Koruptor Proyek Hambalang Bebas Hari Ini, Muncul Baliho Dekat Rumah SBY

Dikabarkan Anas Urbaningrum akan bebas dari Lapas Sukamiskin, Selasa (11/4/2023) sekira pukul 14.00 WIB.

Usai menghirup udara bebas, Anas Urbaningrum akan memberikan kejutan dalam pidatonya.

Anas Urbaningrum, kata Rahmad, tidak memiliki urusan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Tetapi memiliki agenda khusus dengan SBY.

"Mas Anas tidak punya urusan dengan AHY tapi memiliki agenda khusus dengan SBY," katanya.

Gede Pasek Minta SBY Minta Maaf

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) yang juga loyalis Anas Urbaningrum I Gede Pasek Suardika meminta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk minta maaf kepada Anas Urbaningrum.

SBY diminta untuk meminta maaf atas pidato dari Jeddah yang memaksakan kasus Anas Urbaningrum disegerakan hingga meminta maaf atas janji rekonsiliasi usai KLB di Bali yang diingkari SBY.

"Meminta maaf atas pidato dari Jeddah yang memaksakan kasus AU (Anas Urbaningrum) bisa disegerakan yang berakibat ada sprindik bocor ke Istana oleh oknum KPK," ujarnya.

"Meminta maaf atas upaya kudeta di Majelis Tinggi PD atas jabatan Ketum saat AU (Anas Urbaningrum) belum jadi tersangka," katanya.

"Meminta maaf atas janji rekonsiliasi usai KLB di Bali yang diingkarinya sementara AU sudah berusaha membantunya untuk aklamasi," kata Gede Pasek kepada wartawan, Senin (10/4/2023).

Pernyataan Gede Pasek tersebut muncul karena sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief meminta Anas Urbaningrum minta maaf ke SBY dan kader demokrat lainnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved