Tangerang Raya

Pemilik lahan Pasang Pagar di Tengah Jalan Menuju SDN Pondok Kacang Timur 04 dan 01

Sebagian jalan menuju Sekolah Dasar Negeri Pondok Kacang Timur 04 dan Pondok Kacang Timur 01 dipasang pagar oleh pemilik lahan.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Intan UngalingDian
Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
Pagar besi setinggi sekitar dua meter dipasang di tengah jalan yang menjadi akses ke SDN Pondok Kacang Timur 04 dan SDN Pondok Kacang Timur 01. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Sebagian jalan menuju Sekolah Dasar Negeri Pondok Kacang Timur 04 dan Pondok Kacang Timur 01 dipasang pagar oleh pemilik lahan.

Akibatnya, akses masyarakat menuju ke kedua sekolah tersebut terganggu.

Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Deden Deni mengaku prihatin atas pemasangan pagar  oleh warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan.

Pantauan Tribuntangerang.com, akses masuk kedua sekolah tersebut yang lebarnya sekitar dua meter, kini hanya bisa dilalui satu motor.

Jalan masuk hanya bisa dilalui oleh dua orang anak SD secara berdampingan lantaran ada pagar besi menjulang sepanjang 40 meter ke arah SDN Pondok Kacang Timur 01.

Sedangkan di depan gerbang masuk SDN Pondok Kacang Timur 01 tampak tembok tinggi sebagai titik akhir jalan.

"Cukup prihatin ya. Anak-anak sampai kesulitan mengakses sekolah. Padahal kita lagi meningkatkan akses pendidikan kepada masyarakat," kata Deden Deni.

"Hari ini di depan SDN Pondok Kacang Timur 04 dan SDN Pondok Kacang Timur 01 aksesnya tertutup dan terganggu aktivitas antar jemput siswa. Terakhir hanya bisa dilewati satu buah motor, dan ini juga membahayakan," kata Deden.

Dia berharap, pemilik lahan punya kepedulian kepada akses peserta didik.

Deden Deni juga akan terus berusaha agar akses ke sekolah bisa dibuka kembali sehingga  akses ke sekolah lebih nyaman.

"Tentu ada keresahan kami, orangtua, guru di mana yang awalnya bisa cepat jadi saat ini terganggu."

"Kasihan orangtua siswa, beserta siswa dan gurunya. Ini kan sempit banget. Harapan kami semoga bisa dibuka seperti awal," kata Deden.

Dia yakin, pemilik lahan punya kepedulian akan generasi penerus yang kini menempuh pendidikan di dua sekolah dasar tersebut.

Akses ke sekolah berlaku normal akan membantu siswa khususnya jika ada evakuasi tertentu semisal kebakaran, pemeliharaan atau jalur evakuasi ambulan.

"Ini untuk kebutuhan orang banyak, kebutuhan akan pendidikan. Ya pendidikan bukan hanya tugas pemerintah tetapi kewajiban semua masyarakat untuk mendorong pendidikan," katanya.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved