Bupati Pandeglang Irna Narulita Dipanggil KPK, Miliki Hartanya Fantastis, Suaminya Wakil Ketua MPR

Bupati Pandeglang Irna Narulita menjadi sorotan publik karena hartanya yang jumbo. Karena itu, Irna Narulita dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi

Editor: Jefri Susetio
Istimewa
Bupati Pandeglang Irna Narulita menjadi sorotan publik karena hartanya yang jumbo. Karena itu, Irna Narulita dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNTANGERANG.COM - Bupati Pandeglang Irna Narulita dipanggil KPK setelah viral punya harta fantastis.

Irna Narulita diketahui punya harta mencapai Rp 62, 5 miliar. Harta itu tertuang dalam LHKPN.

Harta Irna Narulita menjadi sorotan setelah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Pandeglang.

Baca juga: Profil Irna Narulita, Bupati Pandeglang Berparas Cantik dan Istri Wakil Ketua MPR

Selain itu, pada Agustus 2022, Irna Narulita juga didemo mahasiswa lantaran menganggarkan pembelian sepeda listrik mencapai Rp 38 miliar.

"Semua informasi yang kita terima, ya, nanti kita klarifikasi termasuk harta kekayaan diduga tidak wajar, ya nanti kita tanya (periksa)," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di gedung Merah Putih KPK, Jumat.

Berikut Profil Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Profil Bupati Pandeglang Irna Narulita Irna Narulita atau Hj. Irna Narulita, S.E., M.M menjabat sebagai Bupati Pandeglang selama dua periode, sejak 23 Maret 2016.

Dikutip dari laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Pandeglang, Irna lahir di Jakarta pada 23 Juli 1970.

Sebelum mengampu posisi orang nomor satu di Pandeglang, dia adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2014 hingga 2016.

Sosoknya juga familiar untuk masyarakat Pandeglang lantaran sang suami, Achmad Dimyati Natakusumah, pernah menjabat sebagai Bupati selama dua periode.

Achmad tercatat menjadi Bupati Pandeglang untuk periode 2000-2005 dan terpilih kembali untuk periode kedua, 2005-2010.

Tidak hanya itu, Achmad juga merupakan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) dari 4 Juli 2014 hingga 1 Oktober 2014.

Saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015, seperti diberitakan Antara (28/7/2018), Irna Narulita menggaet Tanto Warsono Arban untuk maju menuju kursi Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang.

Pasangan ini diusung oleh beberapa partai politik, seperti Gerindra, Hanura, Nasdem, Partai Bulan Bintang, PKB, dan PKS.

Irna-Tanto pun menang dan memimpin salah satu kabupaten di Provinsi Banten ini hingga 2021.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved