Minggu, 26 April 2026

Berita Jakarta

Wartawan Asal Tangerang Kecopetan Saat Wawancara Gibran Pasca Debat Cawapres

Seorang wartawan asal Tangerang mengalami kecopetan saat tengah meliput debat Cawapres di Jakarta pada Minggu (21/1/2024).

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Joko Supriyanto
Istimewa
Ilustrasi copet 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Seorang wartawan asal Tangerang mengalami kecopetan saat tengah meliput debat Cawapres di Jakarta pada Minggu (21/1/2024).

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan beberapa dokumen penting hingga uang tunai yang tersimpan dalam dompet.

Kejadian yang dialami oleh korban bernama Bonfilio Mahendra Wahanaputra itu terjadi saat tengah sesi wawancara Cawapres Gibran Rakabuming Raka setelah debat usai.

Korban saat itu sedang mengikuti pergerakan Gibran Rakabuming Raka usai debat selesai. Hal itu karena dari informasi yang ia terima, putra sulung Presiden Joko Widodo itu akan konferensi pers.

Saat itu, sejumlah relawan juga berada di barisan wartawan untuk sekedar bersalaman atau foto bersama dengan Gibran. 

Baca juga: Aurel Hermansyah Kecopetan di GBK, Pelaku Gasak HP Berisi Data dan Foto-foto Berharga

Gibran juga terlihat membagikan sejumlah bingkisan kepada para relawan yang datang.

Tak ada aparat kepolisian yang menghalau para relawan tersebut agar tidak menyusup ke barisan wartawan.

Panitia penyelenggara maupun aparat kepolisian terkesan membiarkan begitu saja para relawan ini menjadi penyusup.

Selesai doorstop Gibran, Bonfilio terkejut karena tas yang ia selempang ke belakang sudah terbuka.

Ia mencurigai ada copet yang menyamar sebagai relawan dan memanfaatkan kondisi berdesakan.

"Pas saya cek itu isi tas, sudah enggak ada dompet saya," kata Putra, Senin (22/1/1014).

Baca juga: Copet Modus Kejepit Jendela Gentayangan di Angkot Kota Tangerang

Awalnya, warga Tangerang Kabupaten ini mengira terjatuh. Tapi setelah dicari tidak juga ketemu dan ia pun meyakini dirinya sudah menjadi korban copet.

Di dalam dompet itu, ada beberapa kartu ATM berbagai Bank, KTP, STNK sepeda motor, SIM A dan C serta uang tunai Rp 300.000.

"Sudah buat laporan semalam habis kejadian kecopetan," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo mengaku telah memerintahkan penyidik Polsek Metro Tanah Abang untuk segera menyelidiki.

"Ya mas. Kemarin ditangani Polsek Tanah Abang," singkatnya. (m26)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved