Kamis, 14 Mei 2026

Berita Banten

17 Orang Diperiksa Polisi Terkait Bau Menyengat di Pabrik Kimia PT Chandra Asri Cilegon

Insiden bau menyengat yang berasal dari PT. Chandra Asri Pasific, Kota Cilegon Banten kini ditindaklanjuti kepolisian.

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
Engkos Kosasih
PT Chandra Asri Pacific Tbk. Bau gas kimia tercium dari PT Chandra Asri Pacific Tbk pada Sabtu (20/1/2024) pukul 05.00 WIB. 

TRIBUNTANGERANG.COM, BANTEN - Insiden bau menyengat yang berasal dari PT. Chandra Asri Pasific, Kota Cilegon Banten kini ditindaklanjuti kepolisian.

Pasalnya bau menyengat yang ditimbulkan itu membuat ratusan warga sekitar mengalami gangguan kesehatan.

Polda Banten kini telah memeriksa setidaknya ada 17 orang terkait insiden tersebut.

Dikutip TribunBanten.com, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Didik Hariyanto mengungkapkan dari belasan orang yang diperiksa itu, tujuh di antaranya manajemen PT. Chandra Asri Pacific.

Dampak dari pencemaran lingkungan itu, kata dia, ada 10 orang menjadi korban.

"Mereka terdampak paparan gas hidrokarbon pada saat kejadian proses flaring di pabrik kimia," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Bau Menyengat dari Pabrik Kimia di Cilegon Buat Aktivitas Warga Terganggu

Dari 10 orang korban, tiga di antaranya harus mendapat perawatan intensif dari rumah sakit.

Jika pemeriksaan sudah lengkap, pihak kepolisian akan segera mengumumkan hasilnya.

"Kurang lebih sekitar satu minggu, ketika tunggu nanti hasilnya. Begitu hasilnya ada, kita akan sampaikan," tambahnya.

Pastikan Kondisi Cilegon Aman

Mabes Polri memastikan kondisi di sejumlah wilayah di Kota Cilegon aman, paska terjadinya insiden gangguan alat di PT. Chandra Asri Pacific (CAP) Tbk Ciwandan, yang menimbulkan pembakaran gas di cerobong (flare stack).

Kasubdit Toksikologi Lingkungan Puslabfor Mabes Polri, AKBP Faizal Rachmad menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP pada Minggu (21/1/2024) kemarin sekitar 09.00 WIB.

Bersama dengan tim penyidik dari Polda Banten, didampingi Dirpamobvit Polda Banten, Kapolres Cilegon hingga Tim Brimob pihaknya telah menelusuri TKP

"Di TKP kami temukan hanya gas senyawa hidrokarbon, tapi yang perlu ditegaskan di sini gasnya dalam kondisi aman. Jadi perlu digaris bawahi, kondisi di tkp sudah dalam kondisi aman dan jauh dari batas baku mutu udara," ujarnya saat konferensi pers di Polres Cilegon, Senin (22/1/2024).

Baca juga: Penyebab Pabrik Ban Ternama di Cikarang Bekasi Gulung Tikar Hingga Ribuan Karyawan di PHK

Menurut Faizal, pada saat menelusuri tkp, pihaknya memastikan kondisi saat ini dalam keadaan aman.

Sumber: Tribun banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved