Bank Banten
Parah Banget, 100 Lembar Saham Bank Banten Setara Satu Bakwan Takjil
Penurunan harga saham Bank Banten mencapai titik terendah pada Senin (1/4/2024) ini. Sepuluh lembar saham Bank Banten setara satu bakwan.
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Harga saham Bank Banten yang mayoritas sahamnya dimiliki Pemprov Banten, anjlok parah dalam sepekan terakhir.
Pada Senin (1/4/2024) siang, selembar saham Bank Banten (BEKS) harganya hanya Rp 31.
Harga pada Senin siang ini merupakan yang terendah dalam lima tahun terakhir.
Data IDX menunjukkan, pada 5 April 2019 harga saham Bank Banten berada di angka Rp 105,72.
Harga saham Bank Banten terus turun hingga pada Senin (26/3/2024) bertengger di angka Rp 45.
Penurunan terus berlanjut dan mencapai titik terendah pada Senin (1/4/2024) ini.
Data IDX menunjukkan harga saham Bank Banten pada Senin siang berkutat di angka Rp 31.
Dalam bahasa sederhana, 100 lembar saham Bank Banten setara dengan harga satu bakwan yang dijajakan di tukang-tukang takjil.
Bank Banten yang resminya bernama PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) milik Pemprov Banten.
Saham Bank Banten bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah (APBD) Provinsi Banten yang disuntikkan ke Bank Banten melalui mekanisme penyertaan midah daerah (BUMD).
Bank Banten didirikan pada tahun 2014 atau pada masa Wahidin Halim menjabat sebagai Gubernur Banten.
Dalam sebuah artikel di Trenasia.com tahun 2023, Bank Banten adalah sebuah fenomena langka di industri perbankan Indonesia. Bank ini terus-menerus mencatatkan kerugian sejak tahun 2014 atau lebih dari 9 tahun silam.
Namun, pada Februari 2024, Bank Banten mengklaim meraih keuntungan. Bank Banten berhasil mencatatkan laba bersih Rp 27,29 miliar untuk tahun buku 2023. Sebelumnya Bank Banten menderita rugi bersih Rp 249,37 miliar pada tahun 2022.
Dikutip dari Kontan.co.id, keberhasilan Bank Banten dalam membalikkan kerugian menjadi laba ini tidak terlepas dari pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) yang tumbuh 25,57 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 196,27 miliar pada 2023.
Bank Banten juga mencatatkan perolehan laba operasional sebesar Rp 29,1 miliar pada 2023, dari sebelumnya masih rugi Rp305,56 miliar pada 2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/saham-bank-banten-anjlok_.jpg)