Selasa, 28 April 2026

Kesulitan Air Bersih, Warga Banten Terpaksa Mandi dan Mencuci di Sungai

Kisah warga yang kesulitan air ini diketahui Menteri Sosial Tri Rismaharini, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang dan Lebak, Banten,

Editor: Joseph Wesly
Tribun Tangerang/Desy Selviany
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini. 

TRIBUN TANGERANG.COM, JAKARTA- Dua Desa di Kabupaten Lebak kesulitan mengakses air bersih. Warga pun terpaksa mandi di sungai untuk sekedar membersihkan tubuh dan mencuci pakaian.

Untuk minum, warga harus membeli air isu ulang.

Kisah warga yang kesulitan air ini diketahui Menteri Sosial Tri Rismaharini, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang dan Lebak, Banten, Jumat (14/6/2024).

Dalam kunjungan yang dilakukan di beberapa lokasi tersebut, Risma melakukan bakti sosial untuk warga miskin dan disabilitas serta memberikan bantuan air bersih.

Bantuan air bersih diberikan di dua titik. Yakni di Desa Cigadung, Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang dan di Desa Sipayung, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.

Bantuan air bersih tersebut disambut gembira oleh warga yang mengaku kesulitas mengakses air bersih, terutama saat kemarau.

"Alhamdulillah bu mensos datang ke sini, kampung kami sangat sulit air, kami di sini sering beli galon untuk masak atau minum," kata Hamidah di Sipayung, Lebak, Jumat. D

Sementara untuk mandi dan mencuci, dia memilih pergi ke Sungai Ciberang yang berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya.

Hamidah bercerita, di kampung ini sempat ada instalasi air bersih dari PDAM, namun rusak saat banjir bandang tahun 2020.

"Sampai sekarang belum dibenerin, bukan hanya di rumah warga, di sekolah juga murid dan guru-guru sulit air kalau untuk ke toilet," kata dia.

Saat berdialog dengan warga, Risma mengatakan, ketersediaan air bersih menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan serta tumbuh kembang anak.

Dia mengatakan, bantuan air yang diberikan kepada warga, sebelumnya akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu di lab sebelum bisa dipakai untuk sehari-hari.

Risma mengatakan, kandungan dalam air yang tidak layak, bisa mempengaruhi kesehatan hingga akhirnya membuat orang yang mengkonsumsi menjadi penyandang disabilitas.

"Pernah kita cek ternyata PB sama serum besi (mangan) itu tinggi, nah itu bahaya untuk otak. Jadi saat itu saya curiga kenapa daerah ini banyak anak down syndrome, ternyata setelah saya bawa sample air itu, ternyata besinya tinggi dan mangan. Mangannya tinggi, ya pasti dia impactnya kepada otak, kesehatan otak," kata Risma.

Selain memberikan bantuan air bersih, dalam kegiatan baksos tersebut, Risma memberikan bantuan ayam petelur untuk warga serta program bantuan kewirausahaan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved