Jumat, 24 April 2026

Tip Buang Tusuk Sate agar Tidak Membahayakan Orang Lain, Perhatikan saat Membuangnya 

Oleh karena itu, Tubagus menyarankan agar masyarakat bisa membuang tusuk sate dengan dipatahkan terlebih dahulu.

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joseph Wesly
tokopedia
Ilustrasi tusuk sate. 

TribunTangerang.com,  Ikhwana Mutuah Mico


TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Momen lebaran Idul Adha kurang pas jika tidak mengolah daging kurban menjadi menu sate.

Setelah selesai menyantap hidangan sate, jangan pernah membuang tusukannya sembarangan.

Kepala Bidang Persampahan DLH Tangsel, Tubagus Apriliandhi mengatakan ketajaman tusuk sate bisa membahayakan petugas kebersihan bahkan orang lain.

"Bukan hanya petugas kebersihan saja, tidak melukai orang lain," kata Tubagus saat dikonfirmasi, dikutip Rabu (19/6/2024).

Oleh karena itu, Tubagus menyarankan agar masyarakat bisa membuang tusuk sate dengan dipatahkan terlebih dahulu.

Tubagus juga menyebut jika himbauan ini memang sudah menjadi budaya tiap momen Idul Adha.

"Sebenarnya himbauan nya sudah ke budaya ya, kebanyakan memang dibuang ke tempat sampah itu dipatahkan dulu," kata Tubagus.

Adapun, sampah saat ini masih didominasi dengan sampah rumah tangga.

Kebanyakan, sampah rumah tangga berupa tusuk sate, limbah daging karena bertepatan dengan momen Idul Adha.

Tubagus kini tetap menggaungkan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

"Sekarang mungkin baru kelihatan tumpukan sampahnya seperti apa, tapi kalau himbauan-himbauan tidak membuang sembarangan itu tetap kita gaungkan," pungkasnya. (m30)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved