Minggu, 12 April 2026

Motif Dimas Yonathan Tarigan Bunuh Diri di Flyover Cimindi, Curhat di Instagram Jadi Sorotan

Tubuh Dimas Yonathan Tarigan tergantung di Flyover Cimindi Jumat (28/5/2024).

Editor: Joseph Wesly
istimewa
Dimas Yonathan Tarigan. 

TRIBUN TANGERANG.COM, BANDUNG- Motif Dimas Yonathan Tarigan bunuh diri di Flyover Cimindi Kota Bandung, belum diungkap resmi oleh polisi.

Tubuh Dimas Yonathan Tarigan tergantung di Flyover Cimindi Jumat (28/5/2024).

Warga sekitar baru mengetahu ada jasad manusia tergantung ketika matahari mulai bersinar.

Jasad Dimas menggunakan jaket dan celana hitam.

Di sekitar jembatan juga terdapat karton coklat dengan tulisan 'antarkan saya ke RS Immanuel, orangtua saya kerja di sana'

Warganet berspekulasi apa yang menjadi motif Dimas Yonathan Bunuh Diri di Flyover Cimindi Kota Bandung.

Namun dari catatan hidup yang ditulis di google drive dan ditautkan dengan Instagram miliknya @_dimasyonathan, kuat dugaan motif Dimas Yonathan gantung diri karena kesepian yang dia rasakan.

Dimas menuliskan kisah hidupnya mulai dari belum sekolah, masa SD, masa SMP, masa SMA hingga Perguruan Tinggi.

Dimas mengatakan keluarganya berasal dari Medan, Sumatera Utara. Dimas bermarga Tarigan atau nama lengkapnya Dimas Yonathan Tarigan SPD.

Dimas memiliki ayah dan ibu yang bekerja di RS Immanuel Kota Bandung.

Berikut unggahan lengkap di Google Drive yang ditautkan dalam Instagram miliknya @ _dimasyonathan.

First of all:
1. Ini mungkin jadi tulisan aku yang paling panjang yang isinya adalah hal-hal yang ada di pikiran aku. Karna ini gak pake kaidah kebahasaan yang bener yang tiap paragraf ada 1 ide pokok di awal/di akhir kalimat, jadi kalo emang gak ada waktu atau gak begitu pengen tau, lebih baik gausah baca aja, daripada kamu cuma nangkep info setengah-setengah yang nantinya jadi misleading.

2. Hal-hal yang ditulis di sini pasti banyak yang hipokrit, tapi bodo amat, ini semua murni isi kepala aku.

3. Iya, aku salah, ini semua aku tulis bukan buat nyari pembelaan, aku sadar yang aku lakuin semua salah.

4. Sebelum kalian menyalahkan orang-orang tertentu, coba berkaca dulu. Apakah kalian tidak memiliki kesalahan? Semua yang aku lakuin bukan karna perilaku orang, jadi gak usah nyalahin atau memojokkan orang.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved