Senin, 4 Mei 2026

Lawan Jadi Kawan, JD Vance Dulu Ternyata Pernah Sebut Donald Trump Hitlernya Amerika

Vance diumumkan menjadi calon wakil presiden Trump di dalam Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee pada Selasa (16/7/2024).

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
Joe Raedle/Getty Images
Trump dan James David Vance. 

Penembakan itu ikut membayangi Konvensi Nasional Partai Republik di Fiserv Forum, Milwaukee.

Insiden ini, meski mengejutkan anggota delegasi, justru menguatkan dukungan dari sekitar 2.400 delegasi yang pada hari pertama telah langsung memberikan suara mereka kepada Donald Trump untuk maju dalam pilpres melawan petahana Presiden Joe Biden.

Menanggapi terpilihnya Vance, Biden menyebut cawapres Partai Republik itu sebagai seorang tiruan Trump. Sementara para demonstran yang berunjuk rasa tak jauh dari lokasi konvensi tetap menyoroti sosok sang capres.

 “Saya pikir penting untuk mengingatkan orang-orang bahwa kita memiliki dua kandidat dan salah satu kandidat memiliki 34 tuduhan kejahatan yang menimpanya,” kata John Miller, warga Milwaukee yang turut berdemo.

Namun, pemilihan Vance untuk mendampingi Trump memantik semangat massa Partai Republik di dalam arena konvensi.

“Pertanyaannya bukan tentang masa lalu. Pertanyaannya adalah tentang masa depan dan bagaimana kita melangkah maju sebagai sebuah negara dan isu-isu yang berdampak pada rakyat Amerika,” jelas Michael Lawler, anggota DPR AS dari Partai Republik mewakili negara bagian New York. J.D.

Vance yang berusia 39 tahun adalah sosok termuda di antara para tokoh yang selama ini diproyeksikan sebagai cawapres pendamping Trump dalam Pilpres AS 2024.

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved