Rabu, 6 Mei 2026

Tip Atasi Error 'Blue Screen' Windows akibat CrowdStrike

Error blue screen itu muncul disebabkan oleh pembaruan (update) software Falcon Sensor dari CrowdStrike.

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
(Kompas.com/Lely Maulida)
Ilustrasi error blue screen di laptop Windows. 

TRIBUN TANGERANG.COM, JAKARTA- Microsoft bagikan tip mengatasi blue screen Windows akibat CrowdStrike.

Error blue screen itu muncul disebabkan oleh pembaruan (update) software Falcon Sensor dari CrowdStrike.

Akibat peristiwa itu jutaan Personal Computer (PC) desktop dan laptop di seluruh dunia termasuk Indonesia, yang berjalan dengan sistem operasi Windows mengalami error blue screen (Blue Screens of Death/BSoD) pada Jumat (20/7/2024).

Hal itu menimbulkan gangguan layanan publik di AS, termasuk bank, bandara hingga masakapai penerbangan.

Hapus file bug

Solusi pertama yaitu dengan menghapus file bernama C00000291*.sys yang diyakini Microsoft sebagai bug dalam pembaruan software CrowdStrike.

Untuk menghapus file tersebut adalah dengan masuk ke Safe Mode, biasanya dengan menekan tombol F8 di keyboard sebelum logo Windows muncul (beda perangkat beda cara).

Setelah itu cari file yang dimaksud di drive C:\Windows\System32\drivers\CrowdStrike, lalu menghapusnya.

Reboot berulang kali

Solusi lainnya yang ditawarkan Microsoft yaitu dengan me-reboot atau memulai ulang sistem/program Virtual Machine (VM) terdampak, berulang kali.

Menurut Microsoft, cara ini cukup ampuh memulihkan sistem Windows.

"Kami telah menerima laporan dari beberapa pelanggan yang berhasil me-restart VM pada VM yang terdampak," kata Microsoft lewat laman Microsoft Azure.

"Menurut tanggapan pelanggan, mereka melakukan reboot beberapa kali (sekitar 15 kali), dan secara umum upaya ini efektif mengatasi masalahnya," lanjut perusahaan teknologi itu, dihimpun KompasTekno dari 404media, Sabtu (20/7/2024).

Adapun error blue screen Windows ditandai dengan tampilan layar PC yang menampilkan layar biru atau disebut Blue Screens of Death (BSoD) secara mendadak.

Dalam keterangan teks yang ditampilkan di layar biru itu, pengguna diminta melakukan restart (menyalakan ulang perangkat).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved