Sabtu, 11 April 2026

Trump Sesumbar Bisa Kalahkan Kamala Harris Lebih Mudah daripada Joe Biden

Pasca mundur, Biden mengaku akan memberi dukungan kepada Kamala Harris. Kamala Harris sendiri diketahui adalaha wakil presiden Amerika.

Editor: Joseph Wesly
TribunTangerang/istimewa
Kolase Trump dan Harris. 

TRIBUN TANGERANG.COM, MIAMI- Calon Presiden Partai Republik sesumbar akan mengalahkan Harris lebih mudah daripada Joe Biden dalam Pilpres AS 2024.

Harris resmi didukung Joe Biden setelah mundur dari pencalonan presiden Amerika.

Biden mengatakan mundur demi kepentingan masyarakat dan negara.

Pasca mundur, Biden mengaku akan memberi dukungan kepada Kamala Harris

Kamala Harris sendiri diketahui adalaha wakil presiden Amerika.

“Harris akan lebih mudah dikalahkan daripada Joe Biden,” kata kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik itu kepada CNN.

Trump dan tim kampanyenya kemudian juga menyerang Biden dan Harris dari Partai Demokrat di media sosial sembari menyebut Joe Biden tidak layak untuk terus menjabat sebagai presiden, Donald Trump pada Minggu (21/7/2024).

Biden mengakhiri kampanye pencalonannya kembali pada Minggu setelah rekan-rekan sesama anggota Partai Demokrat kehilangan kepercayaan terhadap ketajaman mental dan kemampuannya untuk mengalahkan Trump.

Biden lalu mendukung Harris untuk menggantikannya sebagai kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat.

Biden telah menghadapi keraguan yang semakin besar mengenai peluangnya untuk terpilih kembali setelah penampilannya yang lemah dan goyah dalam debat yang disiarkan di televisi melawan Trump akhir bulan lalu.

Dalam platform Truth Social pada Minggu, Trump mengatakan, Biden “tidak layak untuk mencalonkan diri sebagai Presiden, dan tentu saja tidak layak untuk menjabat".

Petinggi Partai Republik lainnya, termasuk Ketua DPR Mike Johnson, juga mengatakan, Biden tidak layak untuk menjabat sebagai presiden dan menyelesaikan masa jabatannya jika ia maju sebagai calon presiden dari Partai Demokrat.

Johnson secara eksplisit meminta Biden untuk mengundurkan diri. Trump, dalam sebuah postingan di platform Truth Social, mengatakan, “Kita akan sangat menderita karena kepresidenannya (Biden), tetapi kita akan memperbaiki kerusakan yang telah dilakukannya dengan sangat cepat".

Trump dan Biden sebagian besar berada dalam posisi imbang dalam jajak pendapat, namun setelah debat, beberapa jajak pendapat menunjukkan Trump unggul tipis dari Sang Presiden dalam persaingan untuk pemilihan November.

Menurut sebuah sumber mengatakan kepada Reuters pada Minggu, bahwa tim kampanye Trump telah memulai diskusi tentang bagaimana mereka akan mengerahkan sumber daya kampanye untuk kemungkinan mundurnya Biden.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved