Rabu, 8 April 2026

Bocah Tiup Peluit Tanda Keberangkatan Kereta Api di Stasiun Jatinegara

Bocah yang merupakan pecinta kereta api tersebut meniup peluit dengan Semboyan 41.

Editor: Joseph Wesly
(Dok. PT KAI Daop 1 Jakarta)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta. 

TRIBUN TANGERANG.COM, JAKARTA- Seorang bocah bikin heboh media sosial setelah melakukan hal terlarang di Stasiun Jatinegara.

Bocah yang merupakan pecinta kereta api tersebut meniup peluit dengan Semboyan 41.

Semboyan 41 adalah Bunyi peluit tersebut menandakan perintah untuk memberangkatkan kereta kepada masinis.

Aksi terebut sontak viral di media sosia Media. Video aksi itu viral setelah diunggah akun X @RF_Sa*** pada Senin (13/8/2024) pukul 13.20 WIB. 

Dalam video tersebut terlihat sekelompok anak sedang menunggu kereta untuk difoto.

Namun, ada satu anggota kelompok tersebut yang tiba-tiba meniupkan peluit keberangkatan.

Hingga Rabu (14/8/2024), unggahan tersebut ditonton lebih dari 454.100 kali, disukai lebih dari 1.000 orang, dan dibagikan sebanyak 481 kali.

Tangkapan layar anak tiup peluit keberangkatan kereta.(X)
Tangkapan layar anak tiup peluit keberangkatan kereta.(X) (x)

“Seorang Railfans dengan iseng memberikan S41 (rambu konfirmasi akan diberangkatkan berupa lengkingan peluit) di Stasiun Jatinegara,” tulis pengunggah.

Kronologi kejadian Vice President (VP) Corporate Secretary KAI, Anne Purba mengonfirmasi kejadian tersebut terjadi pada Senin (12/8/2024) di Stasiun Jatinegara.

Awalnya, ada beberapa anak yang dengan sengaja menunggu kedatangan kereta di peron tersebut.

“Salah satu anak berinisial A memiliki peluit yang bunyinya menyerupai peluit kondektur yang menyerupai Semboyan 41,” ungkap Anne kepada Kompas.com, Rabu (14/8/2024).

Semboyan 41 adalah tanda yang diberikan oleh seorang petugas/kondektur berpakaian lengkap yang meniup peluit setelah mendapat izin dari PPKA dengan semboyan 40, atau papan bundar berwarna hijau.

Bunyi peluit tersebut menandakan perintah untuk memberangkatkan kereta kepada masinis.

Pada saat itu, menurut Anne, si anak remaja A ditemani beberapa anak lain, di antaranya MF dan MI.

KAI peringatkan bahayanya Lebih lanjut, pihaknya sangat menyayangkan atas perbuatan anak tersebut (A) yang membunyikan Semboyan 41 tanpa hak.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved