Bocah Tiup Peluit Tanda Keberangkatan Kereta Api di Stasiun Jatinegara
Bocah yang merupakan pecinta kereta api tersebut meniup peluit dengan Semboyan 41.
Perbuatan tersebut sangat membahayakan keamanan dan keselamatan bagi kereta api dan semua orang yang ada di dalamnya.
Hal itu bisa memicu miskomunikasi dan tentunya mengarah pada hal-hal yang tidak diinginkan.
“Bertindak sesuatu tanpa hak tentunya melanggar aturan, apalagi dapat berakibat fatal terhadap keamanan dan keselamatan perjalanan KA,” tegas Anne.
"Namun demikian, masyarakat juga tidak perlu khawatir karena pengamanan dan regulasi perjalanan kereta api sangatlah berlapis,” katanya.
Anne menuturkan, masih ada ketentuan-ketentuan lainnya untuk syarat KA diperbolehkan berangkat.
“Kami sudah mencari tahu tentang pelaku, dan kami sudah mengagendakan untuk melakukan kegiatan sosialisasi tentang keselamatan perjalanan kereta api di sekolah-sekolah mereka,” terangnya. Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| 26 Kereta Api Jarak Jauh Tidak Berhenti di Stasiun Gambir Mulai Siang Ini |
|
|---|
| Penumpang Kereta Api Bisa Naik Turun dari Stasiun Jatinegara Saat Perayaan HUT TNI di Monas |
|
|---|
| Jakmania Temui Bapak-bapak yang Dikeroyok di Stasiun Jatinegara, Diky Soemarno: Jangan Terulang Lagi |
|
|---|
| Daftar Rekayasa Lalu Lintas Hingga 10 KA Berhenti di Stasiun Jatinegara Dampak Reuni Akbar 212 |
|
|---|
| Hanya Besok! 15 Perjalanan KA dari Stasiun Gambir Dialihkan ke Stasiun Jatinegara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Kereta-Api2.jpg)