Senin, 27 April 2026

Istana Batalkan Pesanan 2500 Mangkok Bakso 2 Hari Jelang Upacara di IKN, Begini Nasib Terbaru Katno

Pesanan bakso tiba-tiba dibatalkan istana dua hari menjelang upacara bendera 17 Agustus yang jatuh pada Sabtu (17/8/2024).

Editor: Joseph Wesly
Tribun Tangerang/Yolanda Putri Dewanti
Bakso. 

TRIBUN TANGERANG.COM, SAMARINDA- Pemilik bakso Gendon, Katno mengungkapkan kekecewaanya setelah 2.500 porsi bakso yang sedianya dia sajikan di HUT ke-79 RI di IKN batal terlaksana.

Pesanan bakso tiba-tiba dibatalkan istana dua hari menjelang upacara bendera 17 Agustus yang jatuh pada Sabtu (17/8/2024).

Alhasil, Katno kini cuma bisa gigit jari karena pesanan batal. Dia juga meminta maaf kepada rekan kerja yang seharusnya terlibat dalam pembuatan pesanan.

Warung Bakso Gendon miliknya telah memiliki beberapa cabang, salah satunya di Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, Kaltim.

Bakso buatan Katno pun kerap terlibat dalam acara pemerintah dan menjadi pengalaman baru, serta membanggakan baginya serta istri.

Sebelumnya, ia hanya melayani pesanan dari masyarakat umum, kini melayani tamu-tamu penting di acara kenegaraan.

"Ini pengalaman baru bagi saya, melayani acara pemerintah. Biasanya saya hanya melayani masyarakat umum," ujar Katno kepada TribunKaltim.co.

Ia mengatakan, warungnya telah dipercaya tiga kali menyajikan hidangan di IKN, tepat di hadapan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana.

Dari beberapa kali melayani beberapa acara di IKN tersebut, ada salah satu hal yang berkesan bagi Katno.

Yakni saat ia berbincang beberapa patah kata dengan Jokowi.

Katno yang juga berasal dari Solo, Jawa Tengah, tak kesulitan untuk berbincang dengan Jokowi.

Baca juga: Jokowi Pakai Baju Adat Suku Kutai pada HUT ke-79 RI, Apa Maknanya?

Kala itu, kata Katno, Jokowi memesan sendiri seporsi bakso untuk Iriana.

"Pak Jokowi memesan bakso dengan mie putih dan dua pentol untuk Ibu Iriana."

"Kami menyiapkannya, tapi tidak bisa mengantar langsung karena ada tim khusus," ungkap Katno.

Ia melanjutkan bahwa layanan katering yang mereka tawarkan pada Setpres tidak diatur lewat kontrak jangka panjang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved