Kamis, 9 April 2026

Mengenal Antechinus, Hewan Marsupial yang Rela Begadang dan Mati karena Doyan Seks

Demi bisa menghasilkan keturunan, hewan kecil ini  sampai-sampai rela mati karenanya. Mungkin ini terdengar serperti cerita fiksi. Tapi, inilah kenyat

Editor: Joseph Wesly
Istimewa
Antechinus, hewan marsupial kecil di Australia yang doyan seks. 

TRIBUN TANGERANG.COM, SIDNEY- Tidak hanya manusia yang doyan berhubungan intim. Hewan di Australia ini juga doyan berhubungan seksual.

Hewan ini bahkan tahan berhubungan seks selama belasan jam lho.

Namun tidak hanya untuk mememuaskan hasrat, Antechinus, hewan marsupial kecil yang mirip tikus di Australia rela mati demi menghasilkan keturunan.

Hewan kecil ini  sampai-sampai rela mati karenanya. Mungkin ini terdengar serperti cerita fiksi. Tapi, inilah kenyataan hidup bagi hewan yang disebut terobsesi dengan seks ini.

Satu sesi hubungan seksual bisa sampai 14 jam Dikutip dari National Geographic, antechinus jantan punya kebiasaan kawin yang bisa dibilang ekstrem.

Selama musim kawin yang berlangsung dua hingga tiga minggu, mereka bisa kawin sampai 14 jam nonstop dalam satu sesi berhubungan seksual.  Terdengar gila bukan? Tapi, obsesi ini ada harganya.

Setelah musim kawin berakhir, semua antechinus jantan akan mati. Durasi hubungan seksual yang sangat lama itu membuat tubuh antechinus jantan mengalami stres berlebihan.

Selain itu, kadar hormon testosteron yang terus meningkat membuat tubuhnya rusak. Kulit antechinus jantan mulai rontok, mereka mengalami pendarahan internal, dan sistem kekebalan tubuhnya mulai gagal sehingga tubuh menjadi rentan terhadap infeksi dan kematian jaringan tubuh.

Demi mendapatkan keturunan

Kenapa antechinus jantan melakukan ini? Jawabannya ada pada strategi reproduksi mereka. Antechinus jantan hanya bisa kawin sekali seumur hidup.

Jadi, mereka harus memanfaatkan waktu singkat ini sebaik mungkin untuk meneruskan gen mereka. 

"Antechinus jantan berhenti memproduksi sperma sebelum musim kawin dan testis mereka hancur, jadi mereka tidak lagi memproduksi sperma selama masa kawin," kata Ahli ekologi mamalia dari University of Queensland, Diana Fisher dikutip dari Live Science.

Lebih pilih seks daripada tidur

Bukan cuma itu, studi yang dipublikasikan di jurnal Current Biology pada tahun 2024 menemukan bahwa antechinus jantan rela mengurangi waktu tidur mereka demi bisa kawin lebih banyak.

Mereka bahkan bisa kehilangan tidur hingga tiga jam per hari selama musim kawin. Hasil ini didapatkan setelah para peneliti mengamati 15 ekor antechinus.  

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved