Polresta Bandara Soetta Gercep Tangani Warga yang Hampir Gagal Mudik Usai Kena Tipu Tiket Pesawat
Kapolreta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Ronald Sipayung menjelaskan, kasus penipuan itu bermula ketika Elisabeth panik membeli tiket melalui online.
Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Reporter TribunTangerang.com, Nurmahadi
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Kisah pilu dialami seorang wanita asal Medan, Sumatera Utara, Elisabeth Siahaan (46) usai dirinya tertipu modus tiket pesawat palsu di Bandara Soekarno-Hatta.
Peristiwa itu baru disadari Elisabeth saat hendak check-in di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, pada Selasa (24/12/2024).
Kapolreta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Ronald Sipayung menjelaskan, kasus penipuan itu bermula ketika Elisabeth panik membeli tiket melalui online, usai mendengar kabar orangtuanya meninggal di Medan.
"Orangtua korban ini meninggal di Medan, dia panik pesan tiket melalui online. Pembayaran dilakukan melalui nomor telepon mengaku customer service, saat check-in ternyata tiket bodong dan nomor tersebut sudah tidak aktif lagi," ucap dia kepada wartawan, Rabu (25/12/2024).
Setelah memesan tiket dengan tujuan Kualanamu, Sumatera Utara, Ronald mengatakan korban kemudian dialihkan ke nomor telepon yang mengaku sebagai customer service maskapai penerbangan.
"Ketika uang sudah ditransfer, tiket tidak kunjung dikirim dan nomor WhatsApp korban diblokir oleh sang penjual tiket. Akibat peristiwa itu Elisabeth ketinggalan pesawat," jelasnya.
Setelah mengetahui adanya kasus tersebut, Ronald pun membantu membelikan tiket pesawat untuk Elisabeth dengan tujuan Kualanamu.
Setelahnya, Elisabeth pun diantar personel kepolisian ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, menggunakan mobil dinas Kapolres, untuk terbang ke Kualanamu, pada pukul 17.50 WIB.
"Korban mengadu langsung kepada saya yang sedang berada di Polsubsektor Terminal 2 Bandara Soetta," paparnya.
Atas peristiwa itu, Ronald mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati saat memesan tiket pesawat via online.
Lebih lanjut, dirinya juga berpesan kepada masyarakat yang melihat atau mengalami gangguan kamtibmas agar segera melapor ke Posko pengamanan dan pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Terminal 1, 2 dan 3.
"Kami pasti akan membantu agar perjalanan Nataru masyarakat dapat merasa aman dan nyaman," papar Ronald.
Di samping itu, sambil menitikan air mata Elisabeth mengucapkan terimakasih kepada jajaran Polresta Bandara Soetta, yang membantu menyelesaikan masalahnya.
Elisabeth juga mengapresiasi respons cepat Kapolresta Bandara Soetta, AKBP Ronald Sipayung dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan.
"Tiada kalimat terindah selain ungkapan ribuan terima kasih kepada bapak Kapolresta dan jajarannya," kata Elisabeth seraya berlinang air mata. (m41)
Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Antisipasi Cuaca Buruk, Penumpang Bandara Soetta Diminta Datang 3 Jam Lebih Cepat |
|
|---|
| Cuaca Buruk Akibatkan 10.000 Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Delay atau Tertunda Keberangkatannya |
|
|---|
| Dilanda Cuaca Buruk, 12 Pesawat Gagal Landing di Soetta dan 34 Pesawat Dialihkan ke Bandara Lain |
|
|---|
| 58 Penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta Sempat Tertunda Akibat Cuaca Buruk |
|
|---|
| Banjir Rendam Akses Vital Menuju Bandara Soekarno-Hatta, Dua Jalur Masih Bisa Dilalui Kendaraan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Elisabeth-Siahaan-46-usai-dirinya-tertipu-modus-tiket-pesawat-palsu-di-Bandara-Soekarno-Hatta.jpg)