Selasa, 21 April 2026

Alasan Presiden Prabowo Tegur Seskab Mayor Teddy di Acara Peresmian Bank Emas

Oleh karena itu Prabowo merasa seharusnya Jokowi diundang karena proyek yang diresmikan merupakan warisan presiden sebelumnya

Editor: Joseph Wesly
(Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
PERESMIAN BANK EMAS- Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan bank emas di The Gade Tower, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2025). Dalam kesempatan itu Presiden Prabowo menegur Seskab Mayor Teddy karena tidak mengundang Jokowi. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden) 

TRIBUN TANGERANG.COM, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto meresmikan bank emas atau bullion bank di The Gade Tower, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2025). 

Proyek bank emas itu sebenarnya sudah sudah dilakukan sejak empat tahun lalu, tepat di periode kedua Jokowi. 

Namun bukan Jokowi yang meresmikan bank tersebut karena Jokowi tidak lagi menjabat sebagai Presiden.

Oleh karena itu Prabowo merasa seharusnya Jokowi diundang karena proyek yang diresmikan merupakan warisan presiden sebelumnya.

Untuk itu kedepannya, Jokowi meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengundang Presiden ke-7 RI Joko Widodo setiap ia meresmikan proyek-proyek warisan Jokowi.

Hal ini dikatakan Prabowo saat meresmikan bank emas atau bullion bank di The Gade Tower, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2025). 

"Harusnya, tolong Seskab, (kalau) ada program yang jasanya sebelumnya banyak, presiden sebelumnya harus dihadirkan," tutur Prabowo dalam peresmian, Rabu.

Adapun salah satu proyek warisan Jokowi yang ia resmikan adalah bank emas. 

Ia pun mengucapkan terima kasih atas semua pihak yang sudah bekerja keras untuk mencapai hal ini.

"Saya paham bahwa persiapan bank emas ini memakan waktu cukup lama. Kalau tidak salah lebih dari 4 tahun. Takdir saya bahwa saya yang meresmikan," kata Prabowo.

Lebih lanjut, mantan Menteri Pertahanan ini mengaku akan bertemu Jokowi besok.

Tujuannya, untuk meminta maaf lantaran selalu kebagian meresmikan proyek, padahal sudah digagas presiden sebelumnya.

"Mungkin besok saya akan bertemu Pak Jokowi, saya minta maaf. Bapak yang bekerja keras dengan menteri-menteri bapak. Padahal menteri-menteri Bapak banyak yang saya pakai juga. Kalau sudah timnya bagus, kenapa harus diganti gitu lho," jelas Prabowo.

Sebagai informasi, Prabowo meresmikan bullion bank atau bank emas hari ini. Berdasarkan perhitungan OJK, pembentukan bullion bank dapat menciptakan nilai tambah di industri emas hingga Rp 50 triliun.

Prospek bisnis bank emas juga diperkirakan semakin baik. Berdasarkan hasil penelitian OJK, usaha bullion dapat memaksimalkan nilai tambah dari sumber daya emas yang ada di Indonesia, baik emas hasil tambang maupun stok emas yang dimiliki masyarakat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved