Asyik Mancing di Kubangan, Bocah di Desa Kohod Nyaris Tewas Diterkam Buaya Sepanjang 2 Meter
Di kubangan ini memang banyak buayanya, nah enggak lama bocah diterkam buaya itu, warga langsung turun terus nangkep buayanya
Penulis: Nurmahadi | Editor: Joseph Wesly
(TribunTangerang/Nurmahadi/Damkar Pos Pakuhaji)
BOCAH DITERKAM BUAYA- Seekor buaya menerkam bocah di Desa Kohod, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/3/2025). Beruntung nyawa bocah itu masih bisa diselamatkan dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Mitra Husada, Pakuhaji. (TribunTangerang/Nurmahadi/Damkar Pos Pakuhaji)
Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi
TRIBUNTANGERANG.COM, PAKUHAJI- Seorang bocah di Desa Kohod, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, hampir jadi santapan buaya, kala memancing bersama teman-temannya, di sebuah kubangan air.
Kejadian itu bermula, ketika bocah tersebut sedang asyik memancing ikan bersama teman-temannya, pada Rabu (26/3/2025) sore.
Secara tiba-tiba, buaya sepanjang dua meter pun langsung melompat dari dalam air dan menggigit paha bocah tersebut.
Warga yang resah pun, langsung memanggil Damkar Pos Pakuhaji untuk mengevakuasi buaya.
Dalam video amatir, petugas Damkar bersama warga, tampak mengikat buaya tersebut, usai berhasil ditangkap.
Salah satu warga Desa Kohod, Rita mengatakan kemunculan buaya di kubangan air itu bukan pertama kalinya.
Dia mengatakan, sejumlah warga yang geram pun langsung turun tangan dan menangkap buaya tersebut, setelah menerkam bocah.
"Di kubangan ini memang banyak buayanya, nah enggak lama bocah diterkam buaya itu, warga langsung turun terus nangkep buayanya, kebetulan buayanya masih nyangkut di pancingan bocah itu," kata dia kepada wartawan, Sabtu (29/3/2025).
Rita menuturkan, bocah yang mengalami luka pada pahanya itu pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Husada, Pakuhaji.
"Setelah digigit buaya itu, korban langsung dibawa ke RS Mitra buat dirawat," ujarnya.
Dengan adanya insiden ini, Rita pun mengaku resah, dia berharap pemerintah bisa mendirikan papan informasi terkait keberadaan buaya di kubangan tersebut.
Di samping itu, Komandan Pos Damkar Pakuhaji, Tohir menjelaskan, buaya di kubangan kerap naik ke darat.
Adapun ukuran buaya yang menerkam bocah tersebut, yakni sepanjang dua meter. Buaya itu pun kini telah diletakkan di pelelangan.
"Memang suka naik ke darat, kalau informasi dari warga, buaya kadang bermain di darat, kadang juga enggak muncul sama sekali," tuturnya. (m41)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
Berita Terkait
Baca Juga
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Minta Polemik Penangguhan Penahanan Arsin Cs Ditanyakan ke Polisi |
![]() |
---|
Warga Kohod Gelar Aksi usai Arsin 'Dibebaskan', Berharap Kejagung Usut Dugaan Tipikor Pagar Laut |
![]() |
---|
Alasan Bareskrim Polri Tangguhkan Penahanan Kades Kohod Arsin yang Bikin Warga Kecewa Berat |
![]() |
---|
Kecewa Kades Arsin 'Dibebaskan', Puluhan Warga Alar Jiban Gelar Pernyataan Sikap, Tuntut 6 Hal Ini |
![]() |
---|
Tak Pernah Pulang ke Rumah, Warga Desa Kohod Kaget Arsin 'Dibebaskan' Bareskrim Polri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.