Haji 2025
393 Jemaah Haji Tangsel Berangkat! Ini Prosedur Sebelum Terbang ke Jeddah
Sebanyak 393 jamaah haji asal Kota Tangerang Selatan yang tergabung dalam Kloter 47 JKG bakal diberangkatkan menuju Tanah Suci
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Sebanyak 393 jamaah haji asal Kota Tangerang Selatan yang tergabung dalam Kloter 47 JKG bakal diberangkatkan menuju Tanah Suci pada gelombang kedua musim haji.
Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Ahmad Rifaudin mengungkapan pemberangkatan kali ini menandai kloter ketiga dari Tangsel yang telah dijadwalkan oleh Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan.
Rombongan jamaah dijadwalkan masuk Asrama Haji Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Senin (20/5/2025) pukul 20.00 WIB.
Ahmad mengungkapkan bahwa para jamaah menjalani serangkaian pemeriksaan dan persiapan akhir sebelum diterbangkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke Jeddah, Arab Saudi.
"Seluruh jamaah dalam keadaan sehat dan dinyatakan layak terbang setelah pemeriksaan istitha’ah kesehatan. Ini menjadi prosedur penting karena waktu tempuh penerbangan ke Jeddah mencapai sekitar 9 jam,” kata Ahmad Rifaudin saat ditemui di kantornya, Serpong, Tangsel, Selasa (20/5/2025).
Menurut informasi yang diterima TribunTangerang.com, dari total 393 orang dalam kloter ini, 390 merupakan jamaah haji dan 3 lainnya adalah petugas kloter.
Baca juga: Jemaah Haji Tertua 109 Mbah Sumbuk Tiba di Makkah: Alhamdulilah Wes Tekan Kene, Ndi Lemete Le?
Lebih lanjut, Ahmad Rifaudin mengungkapkan bahwa regulasi gelombang kedua, para jamaah akan langsung mendarat di Jeddah dan melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk menunaikan ibadah umrah wajib sebagai rangkaian awal haji.
"Karena ini gelombang kedua, jadi jamaah diterbangkan ke Jeddah," kata Ahmad.
Sebelumnya diketahui, Tangsel telah berhasil memberangkatkan dua kloter penuh pada gelombang pertama.
Para jamaah dari kloter sebelumnya kini telah tiba di Makkah dan melaksanakan umrah wajib dengan kondisi kesehatan yang stabil.
Pihak Kemenag juga memastikan kelengkapan perlengkapan jamaah seperti dokumen perjalanan, gelang identitas, hingga peralatan ibadah telah disiapkan di embarkasi.
Jamaah lansia dan penyandang disabilitas mendapat perhatian khusus dengan penyediaan layanan tambahan seperti kursi roda dan pendampingan.
"Layanan untuk lansia tentu ada sesuai kebutuhan, kalau lansia dia gak perlu kursi roda ya gak perlu, layanan tambahan bukan hanya lansia, disabilitas sakit itu yang memang seperti stroke kakinya lagi kurang sehat," pungkasnya. (m30)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Kloter Pertama Rampung, 6.251 Jemaah Haji Asal Banten Telah Kembali ke Tanah Air |
|
|---|
| Diancam Bom, Saudia Airlines yang Bawa 442 Jemaah Haji Kloter JKS 12 Berangkat Pagi Ini ke Jakarta |
|
|---|
| Satu Jemaah Haji Asal Tangsel Tertahan di Arab Saudi, Dirawat Intensif karena Gangguan Jantung |
|
|---|
| Bandara Soekarno-Hatta Siap Sambut 51 Ribu Jemaah Haji Mulai 12 Juni 2025 |
|
|---|
| Buruknya Pelayanan Haji Dibongkar Warga Banten: Banyak Orang Sakit, Ribuan Jemaah Terlantar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Kepala-Kantor-Kemenag-Tangsel-Ahmad-Rifaudin-205.jpg)