Banjir Kota Tangerang

Ada 2.240 KK di Perumahan Duren Village Ciledug Indah 1 dan 2 yang Terendam Banjir Setinggi 1 Meter

Ada lima titik banjir yang masih tinggi yaitu di Ciledug indah, Duren villa, Puri Kartika, Griya Kencana dan Candulan

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joseph Wesly
TribunTangerang/Gilbert Sem Sandro
BANJIR PEDURENAN- Banjir merendam ratusan rumah warga di Duren Village, Pedurenan, Kota Tangerang, Banten, Selasa (8/7/2025). Sedikitnya terdapat lima kecamatan di Kota Tangerang yang terdampak banjir seperti Cibodas, Cipondoh, Pinang, Ciledug, hingga Karang Tengah. (TribunTangerang/Gilbert Sem Sandro) 
Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro
TRIBUNTANGERANG.COM, KARANG TENGAH- Sejumlah wilayah Kota Tangerang dilanda banjir pasca hujan deras yang turun sejak Senin (7/7/2025) sore hingga Selasa (8/7/2025).
Sedikitnya terdapat lima kecamatan di Kota Tangerang yang terdampak banjir seperti Cibodas, Cipondoh, Pinang, Ciledug, hingga Karang Tengah.
Untuk banjir terparah sendiri berlokasi pada Kecamatan Karang Tengah tepatnya di Perumahan Ciledug Indah 1, Ciledug Indah 2 serta Perumahan Duren Villa.
Akibatnya ribuan rumah terendam banjir dengan ketinggian mulai 50 sentimeter (cm) hingga 1,2 meter yang terparah.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar mengatakan, lima titik banjir tertinggi berada di Kecamatan Karang Tengah dan Ciledug.
"Ada lima titik banjir yang masih tinggi yaitu di Ciledug indah, Duren villa, Puri Kartika, Griya Kencana dan Candulan," ujar Mahdiar kepada TribunTangerang.com.
Banjir tersebut pun mengakibatkan ribuan rumah warga terendam, bahkan hingga setinggi dada orang dewasa. Imbasnya 2.240 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir dan ratusan orang diantaranya harus dievakuasi ataupun mengungsi.
"Warga terdampak banjir berada di RW 04 Griya Kencana berjumlah 252 KK, RW 05 Ciledug indah 2 sejumlah 282 KK, RW 02 Duren Villa yaitu 180 KK," ungkapnya.
"Sementara untuk di RW 06 Ciledug Indah 1 ada 625 KK, RW 07 Ciledug Indah 2 sebanyak 546 KK, serta RW 08 Ciledug Indah 2 terdapat 405 KK," paparnya.
Adapun Hujan mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak tadi malam itu tidak hanya merendam pemukiman masyarakat, banjir juga turut membuat akses jalan dari Ciledug menuju ke Jakarta terputus.
Kemudian Lurah Pedurenan, Abdurahman menjelaskan, ruas Jalan KH Hasyim Ashari tidak dapat dilintas lagi oleh kendaraan sejak tadi pagi sehingga membuat banyak pengendara mencari jalur alternatif lainnya.
"Akses jalan di KH Hasyim Ashari yang menuju Jakarta dan juga sebaliknya enggak bisa dilalui, ketinggian air hingga 80 sentimeter," kata dia.
Menurut dia, banjir yang merendam banyak rumah warga tersebut terjadi akibat lauapan aliran dari Kali Angke yang terletak persis disebelah pemukiman warga. 
Sejumlah warga yang terdampak banjir pun menjadikan Jalan KH Hasyim Ashari sebagai tempat parkir kendaraan lantaran banjir telah masuk ke kediamannya.
"Air mulai naik pukul 24.00 WIB. Saat ini semua perangkat daerah sudah diterjunkan untuk melakukan evakuasi kepada masyarakat," jelasnya.
Saat ini puluhan warga telah dievakuasi pihak BPBD Kota Tangerang, sementara ratusan warga lainnya memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Kami mendirikan dua posko pengungsian yang disiagakan menampung warga yang terdampak banjir di tiga komplek perumahan tersebut," jelasnya. (m28)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved