Jumat, 12 Juni 2026

Larangan Study Tour

Sosok 3 Kepala Daerah di Jabar dan Alasan Mereka Cuekin Larangan Study Tour Meski Dikritik KDM

Meski menuai kritik dari sang gubernur, namun hanya dianggap angin lalu oleh ketiganya

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
(wikipedia)
IZINKAN STUDY TOUR- Kolase Wali Kota Bandung, Muhammaf Farhan, Wali Kota Cirebon Effendi Edo dan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Ketiganya kompak cuekin larangan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal study tour. (wikipedia) 

TRIBUN TANGERANG.COM, BANDUNG- Sebanyak tiga kepala daerah di Jawa Barat memilih untuk tidak mematuhi larangan soal study tour.

Diketahui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melarang study tour di Jawa Barat karena dianggap memberatkan ekonomi orang tua murid

Namun alasan itu dianggap bukan solusi oleh tiga kepala daerah tersebut dan tetap memberikan izin pelaksaan study tour.

Meski menuai kritik dari sang gubernur, namun hanya dianggap angin lalu oleh ketiganya.

Ketiga kepada daerah itu adalah Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Waki Kota Cirebon Effendi Edo dan Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Mereka masing-masing memiliki argumen kenapa tetap merestui study tour di daerah mereka masing-masing.

Lantas siapa saja sosok ketiga kepala daerah tersebut?

1. Muhammad Farhan

Wali Kota Bandung, Farhan tetap mengizinkan study tour bagi pelajar di wilayahnya sebab khawatir larangan yang diterapkan Dedi Mulyadi bisa membuat industri pariwisata Kota Bandung memburuk.

Sebab, saat ini, sektor pariwisata Kota Bandung tengah mengalami penurunan pendapatan.

Menurutnya, larangan study tour bisa diterapkan apabila berkaitan dengan prestasi akademik.

"(Larangan study tour) sangat (berpengaruh ke pendapatan pariwisata), cek ke Saung Udjo jangan tanya saya."

"Kota mah tidak bisa melarang, kebijakan kota mah simpel. Study tour dilarang apabila dihubungkan dengan prestasi akademik," ujar Farhan saat dijumpai di Balai Kota Bandung, Senin (21/5/2025), dilansir TribunJabar.id.

Lebih lanjut, Farhan mengatakan pihaknya tidak akan membatasi pelajar study tour ke luar daerah, termasuk luar provinsi.

Ia mengakui para pelaku usaha wisata banyak yang menggantungkan nasibnya kepada acara study tour sekolah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved