Rabu, 22 April 2026

Prada Lucky Namo Dibunuh

Penasehat Khusus Presiden Minta ke-20 Prajurit Penyiksa Prada Lucky Namo Dipecat dan Dipidana

Kini ke-20 senior Prada Lucky tersebut sudah ditahan dengan status sebagai tersangka penganiayaan

Editor: Joseph Wesly
(Kolase/Istimewa)
PECAT DAN PIDANA- Prada Lucky dan Letnan Dua (Inf) Thariq Singajuru. Penaseht Khusus Presiden Jenderal (pun) Dudung meminta agar ke-20 tersangka yang melakukan penganiayaan kepada Prada Lucky Nami dipecat dan dipidana. ((Kolase/Istimewa)). (Kolase/Istimewa) 

TRIBUN TANGERAN.COM, JAKARTA- Kasus pengeroyokan Prada Lucky Namo hingga tewas oleh seniornya mendapatkan perhatian luas.

Selumnya para politikus yang menjadi anggota DPR RI rame-rame mengecam tindakan yang penganiayaan yang dilakukan oleh senior Prada Lucky.

Tidak cuma sehari, Prada Lucky ternyta disiksa berhari-hari sehingga korban tidak sanggup menahan kekerasan yang dilakukan seniornya di TP 834/Wakanga Mere.

Kekejaman para senior terlihat dari bekas luka yang berada di tubuh Prada Lucky Namo.

Luka-luka itu diduga merupakan bekas yang didapatinya setelah dikeroyok oleh 20 orang seniornya.

Dari 20 orang itu, satu di antanya adalah seorang perwira muda bernama Letda Inf Thariq Singajuru.

Kini ke-20 senior Prada Lucky tersebut sudah ditahan dengan status sebagai tersangka penganiayaan.

Setelah direspons oleh para anggota dewan, kini komentar datang dari Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal (purn) Dudung Abdurachman.

Dudung mengatakan para tersangka penganiayaan itu tidak cukup dipecat dari dinas militer.

Selain dipecat para tersangkan juga harus diberikan hukuman pidana.

“Kalau sudah terbukti terlibat, otomatis dipecat. Tapi bukan berarti setelah dipecat mereka bebas begitu saja. Proses hukum tetap harus berjalan,” kata Dudung usai menghadiri acara di Istana, Jakarta, Minggu (17/8/2025), melansir dari Kompas.com.

Katanya kasus yang menimpa Prada Lucky seharusnya menjadi peringatan serius bagi TNI untuk memperketat sistem pengawasan, khususnya pada masa orientasi prajurit baru.

Baca juga: Sosok Letda Inf Thariq Singajuru, Perwira Muda yang Jadi Tersangka Tewasnya Prada Lucky Namo

“Pengawasan ini penting. Mulai dari komandan regu, komandan peleton, sampai komandan kompi harus benar-benar turun langsung ke lapangan. Setiap program dan kegiatan prajurit baru wajib dipantau dengan ketat agar hal serupa tidak terulang,” tegasnya.

Dengn peristiwa itu, Dudung berharap kejadian yang merenggut nyawa Prada Lucky bisa menjadi pelajaran berharga bagi institusi TNI.

Jadi Tersangka dan Sudah Ditahan

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved