Pemkot Targetkan Fly Over Sudirman Sepanjang 600 Meter Mulai Dibangun Tahun 2027
Pemkot Tangerang mulai membahas rencana pembangunan Flyover Sudirman atau Simpang Tidak Sebidang Sudirman di atas perlintasan rel kereta api
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai membahas rencana pembangunan Flyover Sudirman atau Simpang Tidak Sebidang Sudirman di atas perlintasan rel kereta api Commuter Line atau KRL Duri-Tangerang.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan, wacana pembangunan fly over itu dilakukan guna mengatasi persoalan kemacetan yang mengganggu kelancaran lalu lintas di Jalan Raya Jenderal Sudirman, Jalan Benteng Betawi dan Jalan Raya Daan Mogot.
"Urgensi pembangunan ini juga sangat besar karena lokasi ini menjadi simpul penting yang menghubungkan sejumlah jalur strategis di Kota Tangerang," ujar Sachrudin kepada awak media, Rabu (20/5/2026).
Pembangunan fly over Sudirman yang direncanakan sepanjang 600 meter itu merupakan agenda prioritas pemerintah daerah bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang akan dimulai pada awal 2027 mendatang.
Menyambut hal tersebut Pemkot Tangerang melalukan sejumlah persiapan mulai dari Detail Engineting Design atau DED, Analisis Dampak Lalu Lintas, Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) serta penyelesaian pembebasan lahan.
"Kami sedang membahas bersama semua pihak terkait untuk mendukung percepatan perencanaan pembangunannya, termasuk melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan," sambungnya.
Menurut Sachrudin, pihaknya memastikan rencana pembangunan Flyover Sudirman telah mendapatkan dukungan semua pihak termasuk menjadi agenda prioritas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PU yang akan direalisasikan dalam waktu dekat.
Selain itu koordinasi penuh juga dilakukan dengan sejumlah pihak terkait mulai dari Pemerintah Provinsi Banten, Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum hingga PT KAI.
Dengan demikian diharapkan Flyover Sudirman dapat menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap sistem transportasi yang lebih lancar dan aman.
"Pembangunan ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor sebab koordinasi akan terus kami lakukan agar seluruh tahapan, mulai dari dokumen teknis, kesiapan pembangunan, perizinan hingga pelaksanaan konstruksi, dapat berjalan optimal," paparnya.
"Harapannya Flyover Sudirman bukan hanya menjadi infrastruktur baru, tetapi solusi nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat melalui transportasi yang lebih lancar, aman, nyaman, dan efisien," terangnya.
Sementara itu Direktur Lalu Lintas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Rudi Irawan menyebut pembangunan flyover Sudirman memiliki tingkat urgensi tinggi.
Sebab keselamatan pengendara dalam melalui perlintasan kereta sebidang menjadi salah satu unsur yang dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan fly over di Jalan Jenderal Sudirman.
"Kawasan tersebut selama ini kerap mengalami antrean panjang dan kepadatan akibat perlintasan sebidang, maka dari itu STS ini menjadi prioritas, bukan hanya untuk kelancaran lalu lintas, tetapi juga meningkatkan keselamatan masyarakat," kata dia. (m28)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Jamin Kesejahteraan Buruh, Andri S Permana Minta Pemkot Tangerang Jaga Iklim Investasi |
|
|---|
| Sanksi Tegas Menanti ASN Pemkot Tangerang yang Langgar WFA, Mulai dari Peringatan Hingga Pemecatan |
|
|---|
| Tindaklanjut Arahan Prabowo, Pemkot Tangerang Terapkan Korve Kebersihan Setiap Selasa dan Jumat |
|
|---|
| Sachrudin Pastikan Kebijakan WFA Tidak Ganggu Layanan Dukcapil, Kesehatan Hingga Kedaruratan |
|
|---|
| Pemkot Tangerang Terapkan WFA Bagi ASN Eselon 4 dan 5, Kadis, Kabid hingga Sekda Tetap Masuk Kantor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/pembangunan-fly-over-75RR.jpg)