Gedung DPR Disebut AMI DKI Lebih Mirip Kepak Sayap Garuda
Gedung Nusantara, yang dulunya adalah Gedung Conefo, kata Yiyok, mengandung sejarah penting bagi Tanah Air.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Lucky Oktaviano
TRIBUNTANGERANG.COM -- Secara filosofi Gedung Nusantara DPR RI melambangkan kepak sayap burung Garuda yang menaungi Nusantara. Sekilas memang seperti kura-kura.
Hal itu dikatakan Ketua Asosiasi Museum Indonesia (AMI) DKI Jakarta Yiyok T. Herlambang beberapa waktu lalu dalam seminar nasional bertajuk ‘Dari Conefo menjadi Rumah Rakyat: Gedung DPR RI sebagai Cagar Budaya Nasional’ di Kompleks Parlemen RI.
Gedung Nusantara, yang dulunya adalah Gedung Conefo, kata Yiyok, mengandung sejarah penting bagi Tanah Air.
Gedung yang sekilas juga menyerupai bentuk kura-kura itu menyimpan sejarah dan literasi untuk masyarakat.
“Kemudian yang menarik juga faktanya gedung kita ini, atapnya menyerupai kura-kura, namun sebetulnya kalau saya baca secara filosofi bahwa atap tersebut melambangkan kepak sayap burung garuda,” jelasnya.
Menurutnya, gedung DPR merupakan tempat representasi dari penyalur aspirasi masyarakat.
Gedung ini juga menjadi tempat wisata studi tour, penelitian, dan terbuka untuk masyarakat.
Kata dia, gedung ini dibangun dari gagasan Presiden RI Ir. Soekarno yang ingin membangun gedung Sekretariat Conference of the Emerging Forces (Conefo).
Conefo merupakan perkumpulan negara-negara Asia, Afrika dan Amerika Latin.
Perkumpulan ini dibentuk untuk membuat tandingan bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Gedung ini dirancang oleh Soejoedi Wirjoatmodjo, yang ditetapkan dan disahkan oleh Presiden Soekarno pada 22 Februari 1965.
Dia menambahkan, gedung ini menjadi saksi bisu dari berbagai peristiwa penting di Indonesia.
Salah satu momen yang tidak terlupakan adalah peristiwa berakhirnya masa pemerintahan orde baru dan lahirnya masa reformasi pada Mei 1998 lalu.
Saat itu, ribuan mahasiswa berunjuk rasa dan sebagian dari mereka menduduki atap gedung berwarna hijau tersebut.
Mereka menuntut Presiden RI Soeharto mundur dari kursinya sebagai kepala negara dan pemerintahan.
| Partai Buruh akan Unjuk Rasa di depan Gedung DPR RI, Tolak Omnibus Law hingga Copot Dirjen Pajak |
|
|---|
| Nelly Bawa Tiga Anaknya Dukung Suami Lakukan Aksi Unjuk Rasa di depan Gedung DPR RI |
|
|---|
| RUSUH, Polisi Tembakkan Rentetan Gas Air Mata, Massa Aksi Mulai Bubarkan Diri dari Gedung DPR RI |
|
|---|
| Wakapolres Metro Jakpus Gendong Ade Armando dari Amukan Massa Demo, Polisi Tembakkan Gas Air Mata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Gedung-DPR-2023.jpg)