Sabtu, 13 Juni 2026

HRD Perusahaan Disebut Blacklist Lulusan SMAN 1 Cimarga, Sekda Lebak Imbau Perusahaan Profesional

Pasalnya ratusan pelajar nekat tidak masuk sekolah akibat rekannya ditampar sang kepala sekolah

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
(TribunBanten.com/Misbahudin)
DIRUMORKAN DIBLACKLIST PERUSAHAN- Siswa SMA Negeri 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, hari ini kembali masuk sekolah, Rabu (15/10/2025). HRD perusahaan disebut memblacklist lulusan SMAN 1 cIMARGA. (TribunBanten.com/Misbahudin) 

Isu itu pun viral dan membuat Sekda Kabupaten Lebak, Budi Santoso buka suara.

Dia meminta perusahaan profesional dan tidak melakukan aksi memasukkan daftar hitam ke SMA Negeri 1 Cimarga.

"Tidak boleh begitu, yang namanya orang tidak selamanya begitu. Dan melihat kasus ini harus holistik dong," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Budi Santoso, Jumat(17/10/2025).

Budi mengatakan, para siswa jangan dikaitkan dengan persoalan tersebut, terlebih tidak semua siswa perilakunya sama. 

"Bukan karena anaknya,  mungkin ada masalah lain kan, tapi anak-anak harus kita selamatkan, mungkin mereka ikut-ikutan. Masa kita tidak tega," katanya. 

"Jadi harus paham semua, dan harus dewasa semua melihat persoalan ini," sambungnya. 

Menurut Budi, HRD perusahaan harus bersikap profesional dikarenakan sebelum bekerja ada tes yang dilakukan. 

"Harus profesional lah, kan mau kerja biasa di tes," ujarnya. 

Sekarang ini, tambah Budi, tidak boleh lagi ada yang saling menyalahkan satu sama lain.

"Jangan saling menyalahkan. Yang jelas masalah ini tidak berkahir damai saja, tapi harus kita pulihkan semuanya juga," katanya. 

Diketahui, murid SMAN 1 Cimarga ILP, mengklaim kejadian penamaparan bermula ketika merokok di belakang warung yang berada di sekitar sekolah pada hari Jumat(10/10/2025).

ILP lalu bertemu dengan Kepsek Dini Fitria yang langsung menegurnya. "Saya kaget waktu ketemu kepsek. Rokok langsung saya buang, tapi disuruh nyari lagi sama kepala sekolah," kata ILP.

ILP mengklaim tidak hanya mengalami kekerasan fisik, tetapi juga mendapat makian dengan kata-kata kasar saat peristiwa itu terjadi.

Sementara itu, Dini menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada hari Jumat bertepatan dengan pelaksana program Jumat bersih. 

Pada saat berkeliling, dia melihat seorang siswa tengah merokok di dekat warung kecil yang berada di luar pagar sekolah.

"Jumat Bersih itu bagian dari rangkaian kegiatan pembentukan karakter para siswa. Saya lihat dari jarak sekitar 20-30 meter, ada asap rokok di tangan anak itu," kata Dini.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved