Senin, 27 April 2026

Banjir Sumatra

Respons Bahlil Diminta Cak Imin Tobat Nasuha: Yang Bisa Perintah Saya Prabowo

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia merespons ajakan Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin)

Editor: Joseph Wesly
TribunTangerang/Gilbert Sem Sandro
CUMA BISA DIPERINTAH PRABOWO- Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia saat meninjau pangkalan gas LPG 3 kg di Jalan Palem Raya, Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Selasa (4/2/2025). Bahlil mengatakan yang bisa memerintah dirinya di kabinet adalah Prabowo. (TribunTangerang/Gilbert Sem Sandro) 

Ringkasan Berita:
  • Bahlil merespons ajakan taubat nasuha dari Cak Imin dengan menegaskan bahwa evaluasi diri berlaku untuk semua pejabat, termasuk Cak Imin.
  • Ia menekankan bahwa satu-satunya pihak yang bisa memerintah dirinya di kabinet adalah Presiden Prabowo Subianto.
  • Surat ajakan taubat dari Cak Imin ditujukan kepada tiga menteri sebagai bentuk evaluasi total terkait kebijakan lingkungan yang dinilai berkontribusi pada bencana.

 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia merespons ajakan Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang meminta tiga menteri melakukan taubat nasuha imbas banjir besar dan longsor di Sumatera.

Bahlil menegaskan bahwa ajakan tersebut tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga harus dilakukan oleh Cak Imin.

Bahlil: Cak Imin Juga Harus Taubat Nasuha

Saat ditemui di Istana, Jakarta, Kamis (4/12/2025), Bahlil menilai bahwa seluruh pejabat negara harus melakukan evaluasi diri, termasuk Cak Imin.

“Kalau pertaubatan nasuha, Cak Imin juga pertaubatan nasuha lah. Semuanya ya. Semua kita harus evaluasi diri,” ujar Bahlil.

Ia menyebut bahwa evaluasi terkait kebijakan lingkungan mesti dilakukan bersama, bukan hanya diarahkan kepada kementerian tertentu.

Tegaskan yang Bisa Memerintah Dirinya Hanya Presiden Prabowo

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil menyampaikan bahwa dirinya berada di bawah komando Presiden Prabowo Subianto sebagai pimpinan kabinet.

“Kalau saya kan, Presiden saya Pak Presiden Prabowo. Yang bisa perintah saya di kabinet ya Pak Presiden Prabowo,” tegas Bahlil.

Ia menambahkan bahwa saat ini ia sedang fokus menjalankan tugas negara dan menangani urusan masyarakat di lokasi terdampak bencana.

“Saya fokus untuk menjalankan urusan rakyat dan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden. Saya lagi urus urusan di lokasi bencana,” ujarnya.

Latar Belakang Ajakan Taubat Nasuha dari Cak Imin

Sebelumnya, Cak Imin mengirim surat kepada tiga menteri Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, dan Menteri Lingkungan Hidup untuk melakukan taubat nasuha sebagai evaluasi total atas kebijakan pemerintah terkait pengelolaan lingkungan.

“Bahasa NU-nya tobatan nasuhah,” kata Cak Imin, Senin (1/12/2025).

Menurutnya, evaluasi komprehensif perlu dilakukan karena kerusakan lingkungan telah berkontribusi pada bencana yang terjadi dikutip dari kompas.com

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved