Sabtu, 18 April 2026

Natal dan Tahun Baru

128 Juta Masyarakat Diprediksi Mudik dan Berwisata Dalam Negeri Selama Libur Nataru

Sebanyak 128 juta Warga Negara Indonesia (WNI) diproyeksi pulang ke kampung halaman ataupun menjalani wisata dalam negeri selama libur Nataru.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Gilbert Sem Sandro
DESTINASI WISATA NATARU - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat meninjau Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta, Benda, Kota Tangerang, Banten, Selasa (23/12). (TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro) 

Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Sebanyak 128 juta Warga Negara Indonesia (WNI) diproyeksi pulang ke kampung halaman ataupun menjalani wisata dalam negeri selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru atau Nataru 2026.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, ratusan juta masyarakat diperkirakan bergerak menggunakan sejumlah moda transportasi massal mulai dari pesawat, kapal, hingga kendaraan pribadi seperti mobil dan motor.

"Perkiraan kami ada 128 juta wisatawan Nusantara yang melakukan perjalanan selama periode nataru ini dari jumlah tersebut yang naik pesawat itu sekitar 3,4 juta orang penumpang," ujar Widiyanti kepada awak media, Selasa (23/12/2025).

Selain wisatawan lokal atai nasional, Kementerian Pariwisata juga memprediksi 1,45 juta pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) datang ke Tanah Air hingga akhir Tahun 2025 mendatang.

Jutaan wisman dinilai akan memadati sejumlah destinasi wisata favorit di berbagai daerah mulai dari Bali, Surabaya, Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Sumatra.

"Bali masih favorit ya, kemudian Yogyakarta juga rame sekali sekarang untuk domestik tadi juga saya berbicara ada yang ke Surabaya, Sumatera, Ujung Pandang, jadi banyak beragam daerah," paparnya.

Baca juga: Tinjau Bandara Soetta Jelang Nataru, AHY Sebut Ketepatan Waktu Penerbangan Capai 90 Persen

Menghadapi tingginya angka wisatawan itu Menpar pun melakukan kunjungan kerja ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta demi memastikan kesiapan dan kualitas pelayanan kepada penumpang.

Berdasarkan pantauan TribunTangerang.com, Widiyanti lebih dulu meninjau Posko Utama Integrasi Data Nataru yang terdapat di Terminal 1C Bandara Soetta melihat kesiapan operasional. 

Pasalnya posko tersebut memiliki beragam data terkini aktivitas pergerakan pesawat,, perkiraan cuaca, kebutuhan personel pengamanan, hingga sejumlah potensi yang perlu diantisipasi terkait layanan penumpang dan penerbangan di terminal domestik maupun internasional.

Dengan didampingi Direktur Utama InJourney Airports (PT Angkasa Pura Indonesia) Muhammad Rizal Pahlevi dan Direktur Komersial InJourney Airports Veri Setiady, Widi memantau ke Terminal 1C pasca direvitalisasi. 

Baca juga: Jelang Nataru, Badan Karantina Indonesia Perketat Pengawasan Hewan dan Pangan di Bandara Soetta

Proses pelayanan penumpang dicek secara mendetail kepada petugas yang berjaga di konter check-in dan bagasi, area komersial, ruang tunggu hingga area menuju boarding pass.

Sejumlah penumpang juga disapa guna mendengar langsung pengalaman dan kesan mereka terhadap tampilan dan layanan bandara di Kota Tangerang, Banten itu. 

Menurut dia, pihaknya telah mempersiapkan paket wisata hingga berbagai acara berskala nasional dan internasional sebagai strategi pemasaran dalam mendorong perjalanan wisata.

Mulai dari pameran, forum pariwisata, kerja sama dengan platform OTA, hingga promosi daerah berkolaborasi dengan asosiasi HIPPINDO dan APPBI untuk melaksanakan Indonesia Great Sale yang dimulai sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved