Rabu, 6 Mei 2026

Sosok

Profil Jumhur Hidayat Menteri LH Baru yang Disebut Rocky Gerung Mantan Napi Tapi Intelektual

Nama Jumhur Hidayat mencuri perhatian ditengah reshuffle kabinet yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (27/4/2026).

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Tribunnews.com/Igman Ibrahim)
Jumhur Hidayat pernah menempuh studi di Institut Teknologi Bandung, dan semasa kuliah itu, ia dikenal sebagai salah satu aktivis mahasiswa. 

Ia juga menulis buku Bumiputera Menggugat 2022 (Pembelaan di Depan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan)

Ada 70 Juta Gen Z yang Tunggu Sikap Pemerintah soal Isu Lingkungan

Rocky menerangkan, keberadaan Kementerian Lingkungan Hidup sangat penting, terutama bagi para Gen Z yang peduli akan isu lingkungan.

Karena menurut Rocky ada 70 juta lebih Gen Z yang hingga kini masih menunggu sikap konkret dari pemerintah dalam menangani masalah lingkungan.

"Gini, ini itu dia jadi kementerian global bukan sekadar kementerian di Indonesia karena isu lingkungan itu isu global. Anda pergi ke mana-mana, Anda bertemu dengan muda, mereka akan tanya, 'Do you speak environmental ethics?' Dan di Indonesia ada 70 juta Gen Z yang menunggu sikap pemerintah terhadap lingkungan," jelas Rocky.

Generasi Z (Gen Z) adalah kelompok penduduk yang lahir antara tahun 1997-2012, dikenal sebagai digital native karena tumbuh bersama pesatnya teknologi dan internet. 

Rocky menambahkan, 70 juta Gen Z itu di 2029 nanti akan memiliki suaranya sendiri untuk memilih sosok pemimpin di Pemilu 2029.

Sehingga Rocky menilai, jika pemerintah masih terus diam akan isu lingkungan, maka itu akan membuat Gen Z yang memiliki basis suara besar di Pemilu 2029 akan merasa tidak ada yang merespons kegelisahan mereka selama ini.

Kemudian kini dipilihlah sosok Jumhur Hidayat sebagai Menteri LH, sekaligus untuk kepentingan pertandingan suara di Pemilu 2029 nanti.

"Tuh. 2029, 70 juta (Gen Z) ini adalah tempat bertanding suara. Nah, kalau politisi tidak do not speak environmental ethics, anak-anak muda yang 70 juta ini akan menganggap berarti kalian tidak memahami kegelisahan kami. "

"Berarti kalian tidak mau membayar utang yang kami yang kalian ambil dari kami generasi yang akhirnya harus hidup dengan bau busuk, dengan sampah, dengan ketidakpastian kan itu. Jadi saya anggap bahwa Pak Jumhur itu mewakili kepentingan minimal 70 juta langsung anak muda."

"Apalagi kalau itu dihubungkan dengan keinginan untuk menjadikan environment itu sebagai sumbangan kita pada planet dunia global. Kan itu intinya. Jadi itu sekaligus kementerian itu, kementerian yang sangat rawan untuk jadi lahan pertengkaran oligarki politisi," jelas Rocky.

Terakhir, Rocky menegaskan bahwa Jumhur adalah seorang aktivis yang paham akan kesulitan ekonomi dan politik. Jumhur juga sosok pimpinan buruh yang vokal.

"Jadi saya jaminkan bahwa saya akan mensupervisi wilayah itu dari masyarakat sipil. Tentu saya bukan bagian dari kabinet, tapi saya mau jam bahwa masyarakat sipil akan bersama dengan Pak Jumhur karena Jumhur aktivis, ngerti tentang kesulitan ekonomi, dia Pimpinan Buruh."

"Jadi sekali lagi Pak Jumhur itu mengerti politik. Nah, kalian saya minta supaya seringlah datang ke kantor Pak Jumhur bertengkar dengan dia soal lingkungan karena itu soal kita semua tuh." pungkasnya

(Tribunnews.com/TribunPalu.com/Wartakotalive.com)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: TribunNewsmaker
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved